Korsel Kegirangan meski Tersingkir dari Piala Dunia setelah Tekuk Jerman

South Korea Deliver Double Dose of Pain in Injury-time

Editor : Ismail Gani
Translator : Novita Cahyadi


Korsel Kegirangan meski Tersingkir dari Piala Dunia setelah Tekuk JermanAwalnya Mark Geiger dan tim di lapangan memberi offside tetapi asisten video melihat sentuhan terakhir datang dari Toni Kroos dan keputusan itu dibatalkan (Foto2: MailOnline)

KALI INI ini tidak ada kata terlambat untuk menang meski tersingkir, dan untuk pertama kalinya dalam 80 tahun Jerman telah tersingkir dari Piala Dunia pada tahap pembukaan.

Tim Joachim Low mendominasi tetapi tidak dapat mencetak gol yang mereka butuhkan untuk mengalahkan Korea Selatan di Kazan saat Swedia mengalahkan Meksiko di Ekaterinburg.

Dan ketika mereka mengejar terciptanya gol menjelang akhir pertandingan yang mereka butuhkan untuk bertahan dan lolos, mereka melepaskan tembakan melewati Manuel Neuer oleh Kim Young-won setelah satu tendangan pojok.

Awalnya Mark Geiger dan tim di lapangan memberi offside tetapi asisten video melihat sentuhan terakhir datang dari Toni Kroos dan keputusan itu dibatalkan.

Geiger menyatakan gol, cukup tepat dan Korea Selatan merayakan keberhasilan mengalahkan Jerman untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka seperti dilansir MailOnline.

THIS TIME there was no late saviour and for the first time in 80 years Germany have crashed out of the World Cup at the opening stage. 

Joachim Low’s team dominated but unable to find the goal they needed to beat South Korea in Kazan as Sweden beat Mexico in Ekaterinburg. 

And as they chased the stoppage-time goal they needed to survive they conceded, fired past Manuel Neuer by Kim Young-won after a corner. 

Initially Mark Geiger and his on-field team of officials gave offside by but the video assistant referees noticed the final touch had come from Toni Kroos and the decision was reversed. 

Geiger gave the goal, quite rightly and South Korea celebrated beating the Germans for only the second time in their history.