Dirjen Perkebunan Luncurkan Paket Teknologi Mitigasi Kopi dan Kakao di Jember

Indonesian Govt Develops Coffee and Cocoa Mitigation Technology

Editor : M. Achsan Atjo
Translator : Dhelia Gani


Dirjen Perkebunan Luncurkan Paket Teknologi Mitigasi Kopi dan Kakao di JemberDirjen Perkebunan Bambang Wahyu Dwiantoro (kiri) dan Mentan Andi Amran Sulaiman menjawab pers usai peringatan HUT Kemerdekaan RI di Kementan (Foto: Humas Ditjen Perkebunan)

Surabaya, Jawa Timur (B2B) - Dirjen Perkebunan Bambang Wahyu Dwiantoro siang ini, Jumat (25/8) dijadwalkan meluncurkan paket teknologi mitigasi perubahan iklim pada perkebunan kopi dan kakao di kota Jember, Jumat sore hingga malam berada di Bondowoso untuk membuka Festival Kopi Nusantara.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Jember oleh Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) untuk mengantisipasi anomali cuaca karena memengaruhi produktivitas perkebunan, padahal kontribusi perkebunan sangat besar terhadap perekonomian nasional.

"Perkebunan juga mendorong perkembangan ekonomi wilayah di banyak kabupaten dan provinsi yang berbasis ekonomi perkebunan," kata Dirjen Bambang DW pada berbagai kesempatan.

Festival kopi di Bondowoso didukung oleh Puslitkoka bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bondowoso mengusung tema ´Kopi Bondowoso Menembus Industri Dunia´.

Festival Kopi Bondowoso yang berlangsung hingga Sabtu (26/8) akan dimeriahkan dengan aneka kompetisi, kontes kopi, meet and greet, ngopi bareng di alun-alun RBA Ki Ronggo Bondowoso

Surabaya, East Java (B2B) - Indonesia´s Director General of Plantation Bambang Wahyu Dwiantoro, Friday (August 25) was scheduled to launch climate change mitigation technology package on coffee and cocoa plantation in Jember city, Friday afternoon until night in Bondowoso to open Coffee Festival Archipelago.

The event was held in Jember by the Coffee and Cocoa Research Center (Puslitkoka) to anticipate anomaly of weather because it affects productivity of plantation, whereas the plantation contribution is very large to the national economy.

The plantation also encourages regional economic development in many plantation-based districts and provinces," Bambang DW said on various occasions.

The coffee festival in Bondowoso is supported by the Puslitkoka in collaboration with the Bondowoso District Agriculture Office with the theme of ´Bondowoso Coffee Penetrating the World Industry´.

The Bondowoso Coffee Festival which lasts until Saturday (August 26) will be enlivened with various competitions, coffee contest, meet and greet, coffee drink together in RBA Square Ki Ronggo Bondowoso.