Lulusan Pertama, Mentan Dijadwalkan Wisuda 821 `Petani Milenial` Polbangtan

The First Graduation of Indonesian Agricultural Vocational Higher Education

Editor : M. Achsan Atjo
Translator : Dhelia Gani


Lulusan Pertama, Mentan Dijadwalkan Wisuda 821 `Petani Milenial` Polbangtan
ENAM KAMPUS: Kepala BPPSDMP Kementan, Prof [R] Dedi Nursyamsi [inset bawah] menjawab pers didampingi Kapusdik Idha WA, Sekretaris BPPSDMP Siti Munifah; dan Kapusluh Leli Nuryati [Foto2: Humas BPPSDMP]

Jakarta [B2B] - Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dijadwalkan memberikan graduation speech pada 821 wisudawan Polbangtan, Selasa pekan depan [20/8], Mentan didampingi Kepala BPPSDMP Kementan, Prof [R] Dedi Nursyamsi juga dijadwalkan memberi penghargaan pada 12 wisudawan terbaik dari keenam kampus Polbangtan: Medan, Bogor, Yogyakarta - Magelang, Malang, Gowa dan Manokwari.

Prof Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa Mentan Amran Sulaiman kerap mengingatkan bahwa Polbangtan adalah transformasi higher vocational education dari Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) yang awalnya hanya mencetak penyuluh pertanian menjadi politeknik, yang tidak hanya mencetak penyuluh pertanian tapi juga mencetak job creator dan qualified job seeker.

"Tekad kita sangat besar, tekad kita sangat tinggi  mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia 2045. Tentu ada tahapan-tahapan atau requirement yang harus kita ikuti. Berbicara mengenai ekspor kita harus mempunyai komoditas yang berdaya saing tinggi," kata KaBadan SDM didampingi Kepala Pusat Pendidikan Pertanian [Pusdiktan BPPSDMP] Idha Widi Arsanti.

Menurutnya, lulusan Polbangtan telah siap untuk bekerja dan memiliki keahlian link and match dengan dunia usaha dan dunia industri [DuDi]serta akademisi. Tercatat Kementan melalui Pusdiktan telah melakukan memoranda kesepahaman [MoU] dengan 300 perusahaan nasional dan multinasional sebagai mitra DuDi serta lebih dari 33 perguruan tinggi mitra dan 6 perguruan tinggi luar negeri terkait program penumbuhan wirausahawan muda pertanian [PWMP].

Prof Dedi Nursyamsi mengingatkan bahwa Indonesia harus memiliki SDM pertanian yang andal, mandiri, professional berjiwa entrepreneurship. Petani millenial yang tidak hanya sekedar bisa mengoperasionalkan alat mesin pertanian [Alsintan] modern tapi mampu memelihara Alsintan, dan mampu menciptakan inovasi-inovasi teknologi yang mampu mempercepat jalur distribusi pangan.

Kepala Pusdiktan BPPSDMP, Idha WA mengatakan wisuda petani milenial Polbangtan ini adalah momentum yang membanggakan bagi kita semua. Polbangtan menghasilkan alumni yang siap kerja [job seeker] dan siap menjadi job creator. Petani millenial yang dapat menginspirasi generasi muda yang lain untuk berkecimpung di dunia pertanian sebagai hal sangat membanggakankan.

Tampak hadir Sekretaris BPPSDMP Kementan, Siti Munifah; Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian [Pusluhtan BPPSDMP] Leli Nuryati dan sejumlah pejabat eselon tiga dan empat BPPSDMP.

Program Diploma
Prof Dedi Nursyamsi mengatakan kalau STPP hanya meluluskan penyuluh pertanian dan peternakan dari tiga program studi [Prodi], maka Polbangtan mengusung 13 Prodi untuk meningkatkan pengembangan pendidikan dan kualitas sarjana terapan sesuai visi dan misi Polbangtan.

"Transformasi STPP menjadi Polbangtan tidak sekedar perubahan nama, namun lebih dari itu adalah bagaimana mengelola Polbangtan ini menjadi perguruan tinggi vokasi yang menghasilkan lulusan kompeten di bidang pertanian sesuai profil lulusan program studi yang disusun dengan berbagai pihak, baik dari Kementan, Kemenristek Dikti, dunia usaha dan industri serta para pemangku kepentingan lainnya," katanya.

Dari 13 Prodi, sembilan di antaranya dengan jenjang sarjana terapan disingkat S.Tr antara lain Penyuluh Pertanian Berkelanjutan, Penyuluh Perkebunan Presisi, Teknologi Produksi, Penyuluhan Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agribisnis Hortikultura, Teknologi Benih, Teknologi Pakan Ternak, Produksi Ternak, dan Agribisnis Peternakan.

"Empat Prodi lainnya dengan jenjang diploma tiga disingkat D III antara lain Kesehatan Hewan, Mekanisasi Pertanian, Budidaya Hortikultura, Budidaya Ternak," kata Dedi Nursyamsi. [Cha]

Jakarta [B2B] - Indonesian Agriculture Minister Andi Amran Sulaiman is scheduled to give a graduation speech at 821 Polbangtan graduates, Tuesday next week [August 20]. Minister Sulaiman will accompanied by Director General of Agricultural Extension and HR Development, Prof [R] Dedi Nursyamsi also scheduled to give awards to the 12 best graduates of the six Polbangtan campuses in Medan, Bogor, Yogyakarta - Magelang, Malang, Gowa dan Manokwari.