Formasi Khusus 39 CPNS Kementan untuk Widyaiswara, Dosen dan Guru BPPSDMP

Education and Training is Essential to Support Indonesian Agricultural HRD

Editor : M. Achsan Atjo
Translator : Dhelia Gani


Formasi Khusus 39 CPNS Kementan untuk Widyaiswara, Dosen dan Guru BPPSDMP
Kiri ke kanan: Kapuslatan Widi Hardjono; Sesba BPPSDMP Kementan, Surachman Suwardi; Kepala BPPSDMP Momon Rusmono; dan Kapuslutan, Siti Munifah; (foto inset) sebagian dari 39 CPNS dan Kepala BBPP Ketindan, Kresno Suharto (Foto: Humas/Pito)

Jakarta (B2B) - Kementerian Pertanian RI memberikan formasi khusus kepada 39 calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) untuk jabatan fungsional sebagai widyaiswara, dosen, dan guru yang merupakan lulusan baru jenjang pendidikan S1 dan S2 setelah mereka lolos seleksi kompetensi dasar, kompetensi bidang, dan memenuhi passing grade yang ditetapkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara - Reformasi Birokrasi (Kemenpan - RB).

"Dari formasi Kemenpan - RB sebanyak 46 orang yang lulus dan diangkat sebagai CPNS di Badan SDM Kementan adalah 39 orang," kata Sekretaris BPPSDMP Kementan, Surachman Suwardi dalam orientasi 39 CPNS formasi khusus di Jakarta, Kamis (1/2).

Surachman mengingatkan bahwa keberadaan CPNS di BPPSDMP Kementan dapat mendukung pengembangan SDM dan kelembagaan petani dengan tujuan untuk mewujudkan SDM pertanian yang kreatif, inovatif, dan berwawasan global.

Surachman mengelaborasi sembilan orang dosen asisten ahli ditempatkan; masing-masing dua orang untuk Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian - STPP Bogor, STPP Medan dan STPP Manokwari; sementara masing-masing satu orang di STPP Magelang, STPP Malang, dan STPP Gowa.

Sebanyak 23 widyaiswara ditempatkan: masing-masing lima orang untuk Balai Besar Pelatihan Pertanian - BBPP Binuang dan Balai Besar Pelatihan Peternakan - BBPP Kupang; masing-masing tiga orang ditempatkan di Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian - PPMKP Ciawi dan Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan - BBPKH Cinagara; dua ditempatkan di Balai Pelatihan Pertanian - BPP Lampung; masing-masing satu orang ditempatkan di Balai Besar Pelatihan Pertanian - BBPP Lembang, BBPP Ketindan, BBPP Batangkaluku, Balai Besar Pelatihan Peternakan - BBPP Batu, dan Balai Pelatihan Pertanian - BPP Jambi.

Sementara lima guru (ahli pertama) masing-masing dua orang ditempatkan di Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri - SMK-PPN Sembawa Palembang dan SMK-PPN Banjarbaru; dan satu orang ditempatkan di SMK-PPN Kupang.

Kepala BPPSDMP Kementan, Momon Rusmono mengingatkan kepada 39 CPNS untuk senantiasa bersyukur kepada Tuhan YME, karena diberikan kesempatan luar biasa untuk dapat bersaing dengan 80.306 pelamar dan berhasil lolos.

"Keberhasilan ini jangan menjadikan Anda semua menjadi sombong, namun memanfaatkan peluang ini sebagai momentum membuka lembaran baru untuk menjadi generasi pertanian terbaik," kata Momon.

Tampak hadir Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) Widi Hardjono; Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Kapuslutan) Siti Munifah dan beberapa kepala UPT SDM Kementan di antaranya Kepala Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian - PPMKP Ciawi, Herry Suliyanto; Kepala Balai Pelatihan Pertanian - BBPP Ketindan, Kresno Suharto; Kepala BBPP Batangkaluku, Kemal Mahfud; Kepala Balai Pelatihan Peternakan - BBPP Batu Malang, Apri Handono; Kepala BBPP Kupang, Adang Warya; Kepala Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian - STPP Magelang, Ali Rachman yang diwakili Kabag Administrasi Umum, Irwan JS.

Jakarta (B2B) - Indonesian agriculture ministry gives special formation to the 39 candidates of civil servants in the Agricultural Extension and HR Development agency or the BPPSDMP functional positions as special lecturers, lecturers, and teachers after they pass the selection of basic competencies, skill competencies, and passing grades which was set by the administrative reform and bureaucracy reform ministry, according to the senior official.

"Of the 46 graduates who passed the selection and was appointed as CPNS in the agriculture ministry," said the Secretary of BPPSDMP, Surachman Suwardi in orientation 39 CPNS special formation here on Thursday (February 1).

Mr Suwardi reminded that CPNS in the agriculture ministry support human resources development and farmer institutions to form creative agricultural human resources, innovative, and global competition.

Mr. Surahman elaborates the placement of nine expert lecturers; two for Bogor´s Agricultural Extension College - STPP Bogor and the STPP Manokwari; while each one for the STPP Magelang, STPP Malang, and STPP Gowa.

Placement of 23 special lecturers, each five for Binuang´s Agricultural Training Center - BBPP Binuang and Kupang´s Livestock Training Center - BBPP Kupang; three persons each were placed in the Ciawi´s Agricultural Management and Leadership Training Center - PPMKP Ciawi and Cinagara´s Animal Health Training Center - BBPKH Cinagara; two CPNS are placed for Lampung´s Agricultural Training - BPP Lampung; each one is placed for the BBPP Lembang, Ketindan´s Agricultural Training Center - BBPP Ketindan, BBPP Batangkaluku, Batu Malang´s Livestock Training Center - BBPP Batu Malang, and the BPP Jambi.

While five teachers, each of them is assigned to Sembawa - Palembang´s Vocational School of Agriculture Development Agriculture - SMK-PPN Sembawa Palembang and the SMK-PPN Banjarbaru; and one teacher is placed for the SMK-PPN Kupang.

The Director General of Agricultural Extension Human Resources Development or the BPPSDMP, Momon Rusmono
reminded them to always be grateful to God Almighty, for having the extraordinary opportunity to pass the rigorous selection of tens of thousands of applicants servants in agriculture ministry.

"This success should not make you all to be proud, but take advantage of the opportunity to become the best farming generation," Mr Rusmono said.

It was attended by the Director General of Agricultural Extension Human Resources Development or the BPPSDMP, Momon Rusmono; Director of Agricultural Training Center, Widi Hardjono; Director of of Agricultural Extension Center Siti Munifah; and several heads of BPPSDMP technical implementation units including the Director of Ciawi´s Agricultural Management and Leadership Training Center - PPMKP Ciawi, Herry Suliyanto; Director of Ketindan´s  Agricultural Training Center - BBPP Ketindan, Kresno Suharto; Director of of BBPP Batangkaluku, Kemal Mahfud; Director of Batu Malang´s Livestock Training Center - BBPP Batu Malang, Apri Handono; Director of the BBPP Kupang, Adang Warya; Director of Magelang´s Agricultural Extension - STPP Magelang, Ali Rachman represented by Head of General Administration, Irwan JS.