Atlet Nepal Akui Terkesan pada Produk Kerajinan Indonesia di Smesco

Nepalese Athletes Admire Indonesian Handicraft Products in Jakarta

Reporter : Gusmiati Waris
Editor : Cahyani Harzi
Translator : Dhelia Gani


Atlet Nepal Akui Terkesan pada Produk Kerajinan Indonesia di SmescoTAS KULIT: Atlet putri panahan Nepal, Awake Gyanu dan ofisialnya, Gurung Dipak Raj (ke-2 kanan) pose bersama saat kunjungi Gedung Smesco di Jakarta (Foto: B2B/Mya)

Jakarta (B2B) - Dua atlet panahan dan dua ofisial dari Nepal mengunjungi sentra UKM Jakarta, gedung Smesco di Jl MT Haryono, Jakarta Selatan, yang ditetapkan Kementerian Koperasi dan UKM dan Inasgoc sebagai ´destinasi wisata belanja´ di Jakarta bagi atlet dan ofisial Asian Games 2018.

Atlet putri panahan Nepal, Awake Gyanu dan ofisial panahan Nepal, Gurung Dipak Raj bersama kedua rekannya mengaku terkesan dengan kunjungan ke Smesco, khususnya keragaman budaya dan produk kerajinan khas Indonesia seperti ditampilkan pada aneka display dan booth dari seluruh provinsi di Indonesia.

"Saya baru pertama kali datang ke Indonesia. Saya semakin mengenal negeri Anda setelah datang ke sini, di gedung Smesco. Saya rasakan keberagaman dari etnis, budaya, dan adat istiadat dari display dan booth di sini," katanya kepada pers di Jakarta, Senin petang (27/8) pada hari ke-10 penyelenggaraan Asian Games 2018.

Kementerian Koperasi dan UKM bekerjasama dengan penyelenggara Asian Games, Inasgoc menjadikan Smesco sebagai outlet utama yang memasarkan merchandise resmi Asian Games 2018, sekaligus display produk UKM unggulan dari seluruh Indonesia.

Saat berkeliling di Smesco, ofisial Nepal mengaku berminat pada sebuah tas kulit buatan Yogya, namun niat itu dia urungkan lantaran terbuat dari kulit sapi. Kendati begitu, Burung Dipak Raj tidak menjelaskan apa yang membuat warga Kathmandu, ibukota Nepal mengurungkan niat membeli cenderamata khas Yogya tersebut.

Ketika ditanya tentang dua kata tepat untuk menggambarkan Indonesia dan Smesco, dia memilih, "wonderful dan impressive."

Peluang Bisnis

Sebelumnya diberitakan, Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran (LLP) KUKM, Emilia Suhaimi menyatakan bahwa pekan olahraga terbesar Asia, Asian Games 2018 membuka peluang bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia untuk memasarkan produknya sekaligus menembus pasar ekspor, dan gedung Smesco Indonesia di Jakarta menjadi salah satu destinasi wisata belanja dalam rangkaian kegiatan Asian Games di Jakarta.

"Selama Asian Games 2018, gedung Smesco di Jakarta akan dikunjungi oleh atlet dan ofisial, yang datang dengan enam bus tingkat dan empat bus reguler setiap jam per hari selama 15 hari pelaksanaan pesta olahraga Asia tersebut," kata Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran (LLP) KUKM, Emilia Suhaimi kepada pers di Jakarta, belum lama ini.

Vice Director Revenue Inasgoc Mochtar Sarman mengatakan Asian Games 2018 melibatkan 23 perusahaan dan tujuh di antaranya perusahaan UMKM sebagai pemasok merchandise resmi Asian Games 2018.

"Produk yang diperlukan banyak sekali mulai dari sepatu, pakaian, souvenir, boneka, makanan dan minuman. Ini semua perlu diperhatikan dari berbagai sisi termasuk kualitas karena ini sebuah kesempatan kita untuk bisa mengekspor produk," kata Mochtar.

Jakarta (B2B) - Nepalese archery woman athletes and officials visit the SME marketing center in Jakarta, Smesco building, who was set by the Cooperatives and SMEs Ministry and Inasgoc as the ´shopping tourist destination´ in the Indonesian capital for 2018 Asian Games athletes and officials.

Nepal archery women athletes, Awake Gyanu and her official, Gurung Dipak Raj admitted impressed to visit Smesco, especially on cultural diversity and typical Indonesian handicraft products.

"I first came to Indonesia. I get to know your country more after coming here at the Smesco building. I feel the diversity of ethnicity, culture and customs of the displays and booths here," Mr Raj told the press here on on Monday afternoon (August 27).

The ministry collaborates with Asian Games organizers,Inasgoc makes Smesco as the official marketing outlet for 2018 Asian Games.

The archery official of Nepal claimed to be interested in a leather bag from Yogyakarta but he undoed because it was made of cowhide. Nevertheless, Burung Dipak Raj did not explain what was the reason he canceled the leather products from Indonesia.

While asked about the two right words to describe Indonesia and Smesco, he said, "wonderful and impressive."

Business Opportunities

Previously reported, Director Product Marketing of SMEs or the LLP KUMKM, Emilia Suhaimi said Asia´s biggest sports event, the 2018 Asian Games open opportunities for Indonesian SMEs to market their products while penetrating the export market, and the Smesco Indonesia building in Jakarta is one of the shopping destinations of the 2018 Asian Games in Jakarta.

"During the 2018 Asian Games, the Smesco building in Jakarta will be visited by athletes and officials, which comes with six double deckers and four regular buses every hour per day for the 15 days of the Asian Games," Mrs Suhaimi told the press here on Wednesday (August 15).

Vice Director Revenue Inasgoc Mochtar Sarman said the 2018 Asian Games were supported by 23 companies, and seven of them are SME companies as official merchandise suppliers for the 2018 Asian Games.

"The products needed are very much like shoes, clothes, souvenirs, dolls, food and drinks," he said.