Kemenlu Inggris Keluarkan `Travel Warning` bagi Warganya di Bali

Holidaymakers in Bali Warned of Flight Disruption Amid Volcanic Eruption Fears

Editor : Ismail Gani
Translator : Novita Cahyadi


Kemenlu Inggris Keluarkan `Travel Warning` bagi Warganya di BaliPeta: Press Association/MailOnline

WISATAWAN asal Inggris di Indonesia mendapat peringatan tentang ancaman letusang gunung berapi dapat mengakibatkan gangguan penerbangan di tengah kekhawatiran akan terjadi bencana alam di Bali.

Lebih dari 57.000 orang dievakuasi dari zona bahaya, yang membentang 12 km dari kawah Gunung Agung, setelah pihak berwenang menaikkan status siaga ke tingkat tertinggi pada Jumat.

Gunung berapi itu, 72 km arah timur laut dari destinasi wisata terkemuka Pantai Kuta, Gunung Agung terakhir meletus pada 1963, menewaskan 1.100 orang.

Sekitar 330.000 warga Inggris berkunjung ke Indonesia setiap tahun, menurut Kementerian Luar Negeri.

Pemerintah Inggris mengeluarkan 'peringatan perjalanan' kepada warganya yang berencana mengunjungi Indonesia khususnya Bali mengatakan bahwa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk tingkat kewaspadaan vulkanik di Indonesia menunjukkan 'erupsi dapat saja terjadi dalam 24 jam ke depan.'

"Anda harus mengikuti saran dari pihak berwenang setempat dan tetap berada di luar zona bahaya," pesan dari kementerian luar negeri.

"Jika terjadi erupsi, awan abu vulkanik dapat menyebabkan gangguan penerbangan.

"Jika terjadi awan abu vulkanik maka warga Inggris harus mengonfirmasi jadwal penerbangan secara langsung dengan maskapai atau agen perjalanan sebelum melakukan perjalanan ke bandara."

Asosiasi biro perjalanan Inggris Abta mengatakan bahwa gunung berapi tersebut berjarak sekitar 64 km dari Pantai Kuta.

Seorang juru bicara kementerian mengatakan: "Pihak berwenang Indonesia telah menetapkan tingkat siaga pada klasifikasi tertinggi, yang berarti letusan bisa segera terjadi."

"Diperkirakan ada sejumlah wisatawan asal Inggris yang relatif kecil jumlahnya di Bali sepanjang tahun ini, walaupun Bali adalah tujuan wisata utama untuk pasar Australia."

"Wisatawan disarankan untuk mengikuti saran dari pihak berwenang setempat, untuk menghindari daerah sekitar gunung berapi dan untuk tetap berhubungan dengan perusahaan penerbangan atau biro perjalanan mereka," seperti dikutip Press Association yang dilansir MailOnline.

BRITISH holidaymakers in Indonesia are being warned volcanic ash clouds could cause flight disruption amid fears of an imminent eruption on the tourist island of Bali.

More than 57,000 people have fled the danger zone, which extends up to 7.5 miles from Mount Agung’s crater, after authorities raised its alert status to the highest level on Friday.

The volcano, 45 miles to the north-east of the tourist hotspot of Kuta, last erupted in 1963, killing 1,100 people.

About 330,000 British nationals visit Indonesia every year, according to the Foreign Office.

The latest Government advice to Britons planning to visit the region says the National Disaster Management Authority for Indonesia’s volcanic alert level indicates “an eruption is possible in the next 24 hours”.

“You should follow the advice of the local authorities and stay outside the exclusion zone,” it says.

“If there is an eruption, volcanic ash clouds could cause flight disruptions.

“In the event of volcanic ash clouds you should confirm your travel arrangements directly with your airline or travel agent before travelling to the airport.”

Travel trade organisation Abta said the volcano is around 40 miles from Kuta.

A spokesman said: “The Indonesian authorities have kept the alert level at the highest classification, meaning an eruption could be imminent.

“There will only be a relatively small number of UK holidaymakers on the island at this time of year, although Bali is a major tourist destination for the Australian market.

“Holidaymakers are advised to follow the advice of local authorities, to avoid the area around the volcano and to keep in contact with their airline or holiday company.”