ISIS Klaim Bertanggung Jawab atas Bom Tiga Gereja di Surabaya

Islamic State Group Claims Deadly Indonesia Church Attacks

Editor : Ismail Gani
Translator : Novita Cahyadi


ISIS Klaim Bertanggung Jawab atas Bom Tiga Gereja di SurabayaFoto: AFP/MailOnline

KELOMPOK Negara Islam (ISIS) menyatakan bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri terhadap tiga gereja di Indonesia yang menewaskan sedikitnya 11 orang pada Minggu, kata ISIS melalui agensi propagandanya, Amaq.

"Tiga serangan syahid membunuh 11 dan melukai setidaknya 41 di antara penjaga gereja dan penganut Kristen," katanya melalui aplikasi pesan Telegram.

Korban dari kelompok jihad merujuk pada rilis polisi menyusul serangan yang tampaknya terkoordinasi terhadap tiga gereja di kota Surabaya sekitar pukul 07.30 waktu setempat.

IS telah mengklaim bertanggung jawab atas beberapa serangan baru-baru ini di Indonesia, sebagian besar dilakukan oleh afiliasinya Jamaah Ansharut Daulah.

Pada Januari 2016, ISIS mengklaim sebuah serangan bersenjata dan bom bunuh diri di Jakarta yang menyebabkan empat penyerang dan empat warga sipil tewas.

Pada Mei tahun lalu, serangan bunuh diri yang menewaskan tiga polisi dan melukai belasan lainnya di sebuah stasiun bus Jakarta yang sibuk juga diklaim oleh ISIS.

Beberapa hari yang lalu, seorang tahanan dan lima personel polisi tewas dalam bentrokan di rumah tahanan dalam kompleks Mako Brimob Kelapa Dua Depok dan kemudian menyandera seorang personel polisi.

Klaim ISIS atas bom bunuh diri di tiga gereja Surabaya ditolak oleh polisi seperti dikutip AFP yang dilansir MailOnline.

THE ISLAMIC State group was responsible for suicide attacks against three churches in Indonesia that killed at least 11 people on Sunday, it said via its propaganda agency Amaq.

"Three martyrdom attacks killed 11 and wounded at least 41 among church guards and Christians," it said via the Telegram messaging app.

The jihadist group´s toll tallied with that of police following the seemingly coordinated attacks against three churches in the city of Surabaya at around 7.30am local time (00.30GMT).

IS has claimed responsibility for several recent attacks in Indonesia, most of them carried out by its affiliate Jamaah Ansharut Daulah.

In January 2016, IS claimed a gun and suicide attack in the capital Jakarta that left four attackers and four civilians dead.

In May last year, suicide attacks which killed three policemen and wounded a dozen more at a busy Jakarta bus station were also claimed by IS.

Days ago, a prisoner and five police officers were killed in clashes at a high-security jail during which Islamist inmates took an officer hostage.

IS said it was behind the riot, a claim authorities rejected.