Dukung Catalan Merdeka, Pique jadi Sasaran Ejekan Pendukung Spanyol

Pique is All Smiles in Spain Training after being Jeered by Fans in Madrid

Editor : Ismail Gani
Translator : Novita Cahyadi


Dukung Catalan Merdeka, Pique jadi Sasaran Ejekan Pendukung SpanyolPique diejek dengan nyanyian ´Pique carbon, Espana es tu nacion´ yang artinya ´Pique ban**at Spanyol adalah bangsamu´, yang dilakukan sekitar 1.500 orang (Foto2: MailOnline)

GERARD PIQUE memicu kebencian di sesi latihan terbuka pada Senin dengan timnas Spanyol setelah pemain asuhan pelatih Julen Lopetegui melanjutkan persiapan jelang pertandingan kualifikasi.

Bek Barcelona itu dicemooh dan diejek oleh fans di kompleks Las Rozas di Madrid karena menjadi pendukung vokal referendum Catalonia untuk merdeka dari Spanyol.

Pique diejek dengan nyanyian 'Pique carbon, Espana es tu nacion' yang artinya 'Pique ban**at Spanyol adalah bangsamu', yang dilakukan sekitar 1.500 orang.

Namun pada sesi latihan tertutup, mantan pemain Manchester United itu tampak santai dan senang saat berlatih bersama anggota skuad lainnya.

Pique terlihat tersenyum dan tertawa saat Spanyol bersiap untuk kualifikasi Piala Dunia pada Jumat melawan Albania. Kemenangan penting harus diraih untuk memastikan langkah Spanyol ikuti Piala Dunia di Rusia.

Dalam kualifikasi Spanyol baru-baru ini melawan Italia di Santiago Bernabeu, Pique disambut dengan tepuk tangan dan bersiul dalam ukuran yang sama tapi bukan itu yang terjadi pada Senin.

Satu spanduk, yang ditulis dalam bahasa Catalan berbunyi 'Pique keluar' dan yang lainnya berbunyi: 'Ibu saya mengatakan bahwa Anda harus meninggalkan Spanyol.' El Mundo Deportivo melaporkan bahwa polisi Spanyol telah mengambil satu spanduk bertuliskan: "Kekesalan kami tidak menginginkan Anda pergi; kami ingin kamu ditendang keluar. Kamu menjijikkan."

Pique menolak turun bertanding mendukung Barcelona menghadapi Las Palmas pada Minggu setelah aksi brutal polisi terhadap orang-orang yang memilih referendum di wilayah tersebut seperti dilansir MailOnline.

Dia menggambarkannya sebagai hari terburuk dalam olahraga dan mengecam hal itu: "Saya pikir saya dapat terus bermain untuk tim Spanyol karena saya pikir ada banyak orang di seluruh negeri yang benar-benar melawan tindakan yang telah kita lihat hari ini dan siapa yang percaya pada demokrasi."

GERARD PIQUE put the hostility of Monday's open training session with Spain behind him as Julen Lopetegui's men continued their preparations on Tuesday.

The Barcelona defender was jeered and taunted by fans at Las Rozas complex in Madrid for being a vocal supporter of Catalonia's referendum on independence.

Pique was subjected to chants of 'Pique carbon, Espana es tu nacion', which translates as 'Pique b*****d Spain is your nation', by some of the 1,500-strong crowd.

But during Tuesday's behind-closed-doors session, the former Manchester United man looked relaxed and happy as he trained alongside the rest of the squad.

Pique was pictured smiling and laughing as Spain gear-up for Friday's World Cup qualifier against Albania. A win will all but ensure they reach Russia next year.

In Spain's recent qualifier against Italy at the Santiago Bernabeu, Pique was applauded and whistled in equal measure but that was not the case on Monday.

One banner, written in Catalan read 'Pique out' and another read: 'My mum says to be independent you have to leave home.' El Mundo Deportivo reported that Spanish police had taken away one banner which read: 'Pique we don't want you to leave; we want you to be kicked out. You are disgusting.'

Pique did not want Barcelona's match with Las Palmas to be played on Sunday after scenes of police brutality against people voting in the region's referendum.

He described it as his worst day in sport and said afterwards: 'I think I can keep playing for the Spain team because I think that there are many people throughout the country that are completely against the acts we have seen today and who believe in democracy.