Target 1,2 Juta Ton Beras Harus Tercapai Meski Kemarau Mengintai

Indonesia Targets to Produce 1.2m Tons of Rice Despite the Drought Threat

Reporter : Gusmiati Waris
Editor : Cahyani Harzi
Translator : Dhelia Gani


Target 1,2 Juta Ton Beras Harus Tercapai Meski Kemarau MengintaiMentan Andi Amran Sulaiman (batik coklat) menandatangani SK pengangkatan empat pejabat eselon dua Kementan (Foto: Humas Kementan)

Jakarta (B2B) - Musim kemarau mengancam produksi pangan strategis khususnya padi, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menginstruksikan seluruh jajaran Kementerian Pertanian membentuk Posko di sentra-sentra produksi beras agar target produksi beras 1,2 juta ton pada Agustus - September 2018 tetap tercapai sehingga tidak terjadi paceklik pada November hingga Januari 2019.

"Kita sudah melewati masa-masa sulit, dan kita berhasil membuktikan dalam tiga tahun terakhir. Bahkan El Nino tertinggi pada 2015 berhasil kita lampaui. Kita pun bisa menghilangkan paradigma paceklik yang selama ini mengancam produksi pangan strategis," kata Mentan Amran Sulaiman saat melantik empat pejabat eselon dua pada Jumat (3/8).

Dia menginstruksikan para pejabat teknis yang bertanggung jawab pada produksi pangan fokus dan bekerja keras menghadapi tantangan besar ke depan, khususnya musim kemarau saat ini.

Keempat pejabat eselon dua yang dilantik antara lain Tin Latifah menduduki posisi Inspektur I di Inspektorat Jenderal Kementan (Itjentan); Gatot Sumbogojati menjabat Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Tanaman Pangan pada Ditjen Tanaman Pangan; Agung Suganda menjabat Kepala Pusat Verteriner dan Farma di Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH); dan Priatna Sasmita menjabat sebagai Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) di Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan).

Jakarta (B2B) - The dry season threatens Indonesia´s strategic food production, especially rice, Agriculture Minister Andi Amran Sulaiman instructed all levels of the ministry to oversee rice production centers so that the production target of 1.2 million tons in August and September 2018 is not hampered by the effects of drought.

"We were able through hard times, and we proved in the last three years. Even the highest El Nino in 2015 was successfully overcome by Indonesia," Minister Sulaiman told the press here on Friday (August 8).

He instructed ministry officials responsible for food production to focus and work hard to face the big challenges ahead, especially the dry season.