Mentan Dorong Pemanfaatan Bantaran Sungai KBT Jakarta untuk KRPL

Indonesian Govt Take Advantage of River Banks for Horticulture Land

Reporter : Gusmiati Waris
Editor : Cahyani Harzi
Translator : Dhelia Gani


Mentan Dorong Pemanfaatan Bantaran Sungai KBT Jakarta untuk KRPLBukan cuma meninjau dan berbincang dengan para ´petani kota´, Mentan Amran Sulaiman ikut membantu menanam dan menyiram bibit cabai setelah ditanam (Foto2: Humas Kementan)

Jakarta (B2B) - Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman yang terus bergerak dan bekerja mendorong peningkatan produksi pertanian di seluruh Indonesia, Sabtu pagi (14/7) mendadak berada di bantaran sungai Kanal Banjir Timur (KBT) di Jakarta Timur

Kegiatan blusukan tersebut untuk meninjau ´potensi terpendam´ dari lahan sepanjang 25 kilometer atau 50 hektar untuk pengembangan urban farming atau kawasan rumah pangan lestari (KRPL) oleh warga setempat. 

Bukan cuma meninjau dan berbincang dengan para ´petani kota´, Mentan Amran Sulaiman ikut membantu menanam dan menyiram bibit cabai setelah ditanam, sementara bibitnya dipasok oleh Kementerian Pertanian RI untuk ditanami oleh warga yang bermukim di bantaran sungai tersebut. 

"Ini menarik. Bantaran sungai dapat kita manfaatkan sebagai KRPL percontohan. Kalau di sini ditanami cabai, bisa mendukung suplai kebutuhan cabai di Jakarta. Keuntungan lain, warga di sini punya tambahan pendapatan. Kerja Pemda pun lebih ringan, tidak perlu lagi membersihkan bantaran sungai ini," kata Mentan.

Menurutnya, bantaran sungai KBT berpotensi besar apabila dikelola serius oleh warga setempat didukung pemerintah daerah, dan hasilnya dapat mendukung pasokan sayur-sayuran di DKI Jakarta dan sekitarnya.

Jakarta (B2B) - Indonesia´s Agriculture Minister Andi Amran Sulaiman continues to move and work to encourage increased of agricultural production across the country, Saturday morning (July 14) suddenly  is in the riverbanks of the East Flood Canal or KBT in East Jakarta, the eastern part of the Indonesian capital.

The unscheduled visit to review the potential of the land as long as 25 kilometers or 50 hectares for the development of urban farming as the sustainable food area or KRPL by local residents.

Not just reviewing and talking with the ´city farmers´, Minister Sulaiman helped planting and watering chilli,while seedlings are supplied by the agriculture ministry to be grown by local residents.

"It´s interesting that river banks can be utilized for urban farming pilots. The production of chilli can support the supply in Jakarta. Other benefits, residents have additional income," he said.

According to him, river banks in Jakarta have great potential if managed seriously by residents supported by local government, so it can support the supply of vegetables in Jakarta and surrounding areas.