Lari dengan Komunitas, PNS Pertanian RI Gagas Kementan Runners

Indonesian Agriculture Ministry`s Civil Servants Established the Running Community

Editor : M. Achsan Atjo
Translator : Dhelia Gani


Lari dengan Komunitas, PNS Pertanian RI Gagas Kementan RunnersHasan Latuconsina (kacamata hitam bertopi) bersama penggagas dan anggota komunitas lari, Kementan Runners di halaman depan kantor Kementan di kawasan Ragunan (Foto: istimewa)

PEKERJAAN membuat banyak orang, khususnya para pegawai mengabaikan bahkan melupakan pada manfaat olahraga. Dalihnya klasik: sibuk, capai, dan tidak ada waktu. Lari sebagai olahraga termudah dan termurah pun sulit dilaksanakan lantaran pekerjaan menumpuk, katanya.

Begitu pula yang terjadi pada para PNS di Kementerian Pertanian RI yang berkantor di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan. Hal itu mengusik sejumlah PNS dari beberapa unit eselon satu di Kementan, pada Mei 2018, untuk menggagas dibentuknya komunitas penggemar lari, yang mereka namai Kementan Runners.

"Kami membentuk komunitas Kementan Runners. Lari dengan komunitas akan mendorong rekan-rekan PNS pertanian untuk bergabung bersama rekan-rekan mereka. Badan sehat. Banyak teman. Koordinasi pekerjaan jadi lebih mudah karena sambil berolahraga dan berbincang santai," kata Hasan Latuconsina, salah satu penggagas Kementan Runners di Jakarta, belum lama ini.

Menurutnya, komunitas yang awalnya dibentuk oleh lima orang penggemar lari di kementerian, kini jumlahnya terus bertambah jadi puluhan orang. Komunikasi dijalin melalui hastag #LetsRunWithUs di jejaring media sosial.

"Tujuannya, untuk menularkan virus olahraga khususnya lari dan mengajak rekan-rekan PNS di Kementan untuk senantiasa berolahraga," kata Hasan yang akrab dipanggil Latu, pejabat eselon empat di Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan.

Kementan Runners terbuka untuk seluruh pegawai Kementan maupun dari unit pelaksana teknis (UPT), akan meramaikan komunitas lari di Jakarta, yang saat ini berkembang dari olahraga menjadi gaya hidup.

THE BUSY work make many Indonesians, especially the civil servants in the ministry or the PNS neglect even forget the importance of sports. The classic excuse: busy, tired, and no time. Running as the easiest and cheapest sport was difficult to do because of busy work.

Similarly, the civil servants of Indonesian Agriculture Ministry whose office is located in Ragunan area of South Jakarta. 

"We established a running community called Kementan Runners. "Running with the community will encourage the others PNS to join. Healthy body. Many friends. Coordination of work so much easier because while exercise and talking," said Hasan Latuconsina, one of the initiators of Kementan Runners here, recently.

According to him, the community originally formed by five fans running in the ministry, now the number continues to increase to dozens of people. Communication is done through hastag #LetsRunWithUs in social media.

"The goal, to invite colleagues of civil servants in the ministry to exercise," said Mr. Latuconsina, the fourth echelon official at the Directorate General of Indonesia´s Agricultural Extension and Agricultural Human Resources or the BPPSDMP.

Kementan Runners is open to all civil servants in ministries and technical implementation units, so that will enliven the community run in Jakarta, now evolved into a lifestyle.