Pertanian di Perbatasan, Mahasiswa Polbangtan YoMa Dukung Kapuas Hulu

Indonesian Agricultural Vocational Students Support Development of Border Areas

Editor : M. Achsan Atjo
Translator : Dhelia Gani


Pertanian di Perbatasan, Mahasiswa Polbangtan YoMa Dukung Kapuas Hulu
PERBATASAN RI - MALAYSIA: Alur sungai, pematang sawah, jalan berliku dan berbatu dilintasi lima mahasiswa Polbangtan YoMa menuju lokasi pendampingan petani di Kapuas Hulu, Kalbar [Foto2: Humas/Asnuri]

Kapuas Hulu, Kalbar [B2B] - Perguruan tinggi vokasi pertanian, Polbangtan YoMa mengutus lima mahasiswa semester enam terpilih, untuk mendukung kegiatan ´Pendampingan Komoditas Strategis Pertanian´ di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat selama satu bulan, hingga 15 Agustus mendatang di Desa Mensiau, Kecamatan Batang Lupar. Tujuan kegiatan melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengabdian masyarakat di kawasan perbatasan khususnya kegiatan penyuluhan pertanian.

Tugas utama keenam mahasiswa adalah mendukung pengembangan potensi pertanian di Desa Sungai Abau yang paling subur di Batang Lupar, untuk mengajak generasi muda setempat kembali ke pertanian, karena minimnya tenaga kerja pertanian serta mendukung upaya mengatasi kekeringan akibat musim kemarau.

Kabag Umum Irwan Johan Sumarno hadir mewakili Direktur Polbangtan YoMa, Dr Rajiman dalam pelepasan mahasiswa di kantor Dinas Pertanian Kapuas Hulu, yang diterima oleh penanggung jawab kegiatan, Panus L.

"Serah terima mahasiswa pendampingan perbatasan dilakukan melalui penyesuaian situasi dan kondisi di Kapuas Hulu, mengingat sudah ada mahasiswa Polbangtan Bogor yang tiba sejak Juli lalu melaksanakan kegiatan PKL kedua dan pendampingan," kata Irwan JS mengutip arahan Dr Rajiman.

Sekretaris Kecamatan Batang Lupar, Yusni mengingatkan bahwa calon penyuluh pertanian harus mampu berbaur dengan masyarakat, serta mampu menjadi agen pembaharuan untuk mengajak petani meningkatkan kemampuan dan kinerjanya mengembangkan pertanian di kawasan perbatasan Indonesia dan Malaysia.

Kelima mahasiswa dari program studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan untuk disebar di tiga desa di Kecamatan Batang Lupar: Faiez Fajar Prasetyo, 22, dan Sofyan Nur Rohman, 23, di Desa Mensiau; Ardianto, 21 di Desa Sungai Abau; Friday El Farhan, 21, dan Ari Novianto, 21, di Desa Labian.

"Kami harap mahasiswa mampu bersinergi dengan baik, memberikan manfaat di kawasan perbatasan, menyalurkan ilmu dan belajar bersama demgan petani, menjaga nama baik almamater, terus berkoordinasi dengan para penyuluh dan aparat setempat terkait kegiatan lapangan," kata Dr Adi selaku penanggung jawab pelaksanaan kegiatan dari Polbangtan YoMa saat memberikan pembekalan di kampus jurusan pertanian Yogyakarta, sebelum mahasiswa bertolak ke Kalbar. [Asnuri]

Kapuas Hulu of West Borneo [B2B] - Indonesian´s Vocational College of Agriculture in Yogyakarta, Polbangtan YoMa sent five selected students of semester six, to support the ´Agricultural Strategic Commodity Assistance´ activity in Kapuas Hulu district of West Borneo province for one month, until 15 August in Mensiau village of Batang Lupar district. The purpose of student service activities for communities in the border region, especially agricultural extension activities.