Layanan Publik, Kementan Proses Online 23 Rekomendasi Ditjen PKH

23 Indonesian Livestock and Animal Health Recommendations are Served Online

Reporter : Gusmiati Waris
Editor : Cahyani Harzi
Translator : Dhelia Gani


Layanan Publik, Kementan Proses Online 23 Rekomendasi Ditjen PKH
SOSIALISASI LAYANAN: Sekretaris Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Nasrullah [kanan] Foto: Humas PKH

Depok, Jabar [B2B] - Pelayanan publik Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan - Kementerian Pertanian RI [Ditjen PKH Kementan] sejak 2017 diproses secara online mencakup 23 jenis layanan, 20 di antaranya melalui sistem yang dibangun yaitu aplikasi Simrek PKH dan tiga jenis layanan melalui aplikasi Simpel Kementan, sebagai komitmen PKH meningkatkan kualitas, kecepatan, efisiensi, efektivitas, dan transparansi memberikan pelayanan publik.

"Sesuai kesepakatan, surat persetujuan/sertifikasi/rekomendasi yang semula diambil secara langsung melalui loket layanan rekomendasi, mulai 1 Maret 2018 sudah dapat dicetak langsung atau paperless oleh pelaku usaha melalui aplikasi Simrek PKH," kata Sekretaris Ditjen PKH, Nasrullah di Depok, Jabar, belum lama ini pada ´Sosialisasi Layanan Rekomenasi bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Menurutnya, proses permohonan pemasukan dan pengeluaran benih dan/atau bibit ternak serta pengeluaran ruminansia kecil dan babi yang pada awalnya dilakukan secara semi online melalui aplikasi Simpel Kementan, selanjutnya mulai 1 November 2018 diproses secara full online melalui aplikasi Simrek PKH.

"Komoditas yang sudah berjalan sistem pelaporannya adalah komoditas bahan pakan asal hewan serta komoditas karkas, daging, jeroan dan olahannya, sementara komoditas lainnya akan segera diluncurkan karena masih dalam proses pengembangan," katanya.

Tujuan pengembangan sistem pelaporan untuk memberikan informasi data realisasi pemasukan, penyimpanan dan pemutasian dengan cepat dan akurat. Data realisasi ekspor impor yang valid dari rekomendasi yang telah diterbitkan merupakan bahan untuk pengambilan kebijakan.

Nasrullah juga menyampaikan bahwa Pemerintah RI mendorong dan berupaya memberikan prioritas kepada pelaku usaha bidang ekspor untuk kemudahan dan kecepatan proses permohonan rekomendasinya. 

"Khusus untuk pelaku usaha bidang ekspor, pemerintah akan sepenuhnya mendorong dan berupaya memberikan prioritas kepada pelaku usaha bidang ekspor untuk kemudahan dan kecepatan proses permohonan rekomendasinya," katanya.

Nasrullah mengingatkan bahwa efisiensi dan kecepatan proses pelayanan rekomendasi ekspor maupun impor ditentukan juga oleh pemenuhan dokumen yang dipersyaratkan, baik adminsitrasi maupun teknis. 

"Saya meminta pengguna jasa layanan memastikan pemenuhan persyaratan yang telah ditentukan, misalnya data yang diisikan pada sistem aplikasi sesuai dengan dokumen yang dipersyaratkan" katanya.

Depok of West Java [B2B] - Public services of the Directorate General of Livestock and Animal Health at the Indonesia´s Agriculture Ministry since 2017 processed online includes 23 types of services, 20 of them via the Simrek application and three services through the Simple application as the government´s commitment to improve the quality, speed, efficiency, effectiveness and transparency of public services, according to the senior official of Indonesian agriculture ministry.