Mahasiswa Politeknik Enjiniring Kementan Persembahkan Medali di Hari Sumpah Pemuda
Millennial Farmers Development are the Target of Indonesia`s PEPI Serpong

Editor : Kemal A Praghotsa
Translator : Dhelia Gani
Senin, 30 Oktober 2023
PEPI SERPONG: Mahasiswa PEPI berhasil memboyong 2 medali perak, 3 medali perunggu, dan 1 medali emas sebagai persemabahan dalam ajang Kejuaraan Nasional antar Kabupaten Kota cabang bela diri kempo tahun 2023. [Foto: PEPI/Adist]

Tangerang, Banten [B2B] - Mahasiswa Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia [PEPI] Kementan, kembali menorehkan prestasi pada ajang Kejuaraan Nasional antar Kabupaten Kota cabang bela diri kempo tahun 2023, yang diselenggarakan di GOR Baturaja, Provinsi Sumatera Selatan tanggal 27-29 Oktober 2023. 

Pada ajang tersebut, mahasiswa PEPI berhasil memboyong 2 medali perak, 3 medali perunggu, dan 1 medali emas sebagai persemabahan dalam peringatan sumpah pemuda yang ke 95 tahun. 

Dengan hasil tersebut tentunya Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia [PEPI] Kementerian Pertanian sebagai lembaga pendidikan memiliki peran besar membangun peradaban bangsa khususnya bertanggung jawab penuh terhadap perkembangan intelektual SDMnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian [BPPSDMP] Kementan, Dedi Nursyamsi, menuturkan bahwa pertanian harus didukung oleh kalangan milenial sebagai generasi penerus pembangunan pertanian.

"Dukungan milenial sangat perlu dalam sektor pertanian. Terutama dalam pertanian modern. Hal ini juga menjadi upaya pemerintah untuk regenerasi petani sekaligus melahirkan pengusaha muda pertanian yang berdampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat pertanian Indonesia," ujar Dedi

Pada momen peringatan Sumpah Pemuda Wakil Direktur Satu Bidang Akademik Andi Saryoko mengapresiasi prestasi yang dihadirkan oleh mahasiswa PEPI, sebagaimana Andi mengatakan bahwa mahasiswa harus menjadikan sumpah pemuda sebagai inspirasi untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui prestasi.

PEPI terus berupaya memberikan dukungan bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan berkarya. 

"Dalam bidang akademik, kita memiliki tanggung jawab untuk memberikan pendidikan berkualitas dan pelatihan yang relevan. Pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa, dan kita harus memastikan bahwa mahasiswa kita siap menghadapi tantangan global, inovatif, dan berkontribusi khususnya pada pembangunan pertanian Indonesia," ujarnya.

Andi menegaskan bahwa pihaknya dan seluruh elemen PEPI baik mahasiswa hingga civitas akademika akan bergotong royong untuk terus bersemangat, bekerja keras, dan berkontribusi secara maksimal dalam pembangunan bangsa ini khususnya meningkatkan kualitas SDM generasi muda. [andriawan/timhumaspepiserpong]


Tangerang of Banten [B2B] - The role of agricultural vocational education in Indonesia such as the the Agricultural Development Polytechnic or the Polbangtan, to support Indonesian Agriculture Ministry seeks to maximize its efforts to produce millennial entrepreneur.

Youth Enterpreneurship And Employment Support Services Programme or the YESS, to support Indonesian Agriculture Ministry seeks to maximize its efforts for the millennial entrepreneur.

Indonesian Agriculture Ministry stated that the government´s commitment to developing agriculture, especially in the development of advanced, independent and modern agricultural human resources.

“The goal is to increase the income of farming families and ensure national food security. Farmer regeneration is a commitment that we must immediately realize," Minister Limpo said.

He reminded about the important role of vocational education, to produce millennial farmers who have an entrepreneurial spirit.

"Through vocational education, we connect campuses with industry so that Polbangtan graduates meet their needs and are ready for new things," Limpo said.

TERKAIT - RELATED