Audit Eksternal ISO, SMK PPN Kementan Wujudkan Tata Kelola Bersih & Unggulan
Millennial Farmers Development are the Target of Indonesia`s SMKPPN Sembawa

Editor : Cahyani Harzi
Translator : Dhelia Gani
Kamis, 01 Oktober 2026
SMKPPN SEMBAWA: Kepala SMKPPN Sembawa, Budi Santoso apresiasi komitmen jajarannya mengikuti kegiatan audit, yang melakukan peninjauan mendalam pada berbagai elemen manajemen sekolah, secara menyeluruh.

 

Banyuasin, Sumsel (B2B) - Komitmen Kementerian Pertanian RI (Kementan) melahirkan sumber daya manusia (SDM) pertanian berintegritas, profesional, dan berdaya saing tinggi terus dibuktikan melalui penguatan tata kelola institusi pendidikan. 

Kepala SMKPPN Sembawa, Budi Santoso mengatakan, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) melalui satuan pendidikan SMK PP Negeri Sembawa melaksanakan Audit Eksternal Sistem Manajemen Mutu dan Anti Penyuapan Integrasi ISO 9001:2015 dan SNI ISO 37001:2025 selama dua hari, 29 - 30 September 2026.

Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman kerapkali menegaskan, transformasi sektor pertanian dimulai dari penguatan integritas, transparansi, dan akuntabilitas di semua lini termasuk lembaga pendidikan vokasi. 

Hal itu sejalan arahan Kepala BPPSDMP Kementan, Idha Widi Arsanti menekankan pentingnya membangun zona integritas dan budaya kerja anti penyuapan guna mendukung sistem birokrasi yang bersih dan melayani.

Sementara Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin menyampaikan Integrasi standar manajemen mutu dan sistem anti penyuapan, dinilai sebagai fondasi krusial untuk mencetak lulusan petani milenial yang kompeten secara teknis, juga memiliki karakter jujur dan berintegritas.

SMKPPN Sembawa

Proses audit eksternal dilakukan secara ketat dan mendalam oleh lembaga sertifikasi PT Garuda Sertifikasi Indonesia (GSI), lembaga sertifikasi yang diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). 

Kegiatan diawali pembukaan di Ruang Rapat dan dihadiri oleh jajaran manajemen, tenaga pendidik dan kependidikan serta tim auditor.

Bertindak sebagai Lead Auditor adalah I Dewa Made Rai Wasista didampingi anggota tim auditor, I Ketut Agus Sanjaya.

Selama dua hari pelaksanaan, tim auditor melakukan peninjauan mendalam pada berbagai elemen manajemen sekolah, secara menyeluruh terhadap manajemen puncak, wakil kepala sekolah, koordinator, ketua jurusan, hingga para guru.

Manajemen Mutu

Akreditasi meliputi pengelolaan manajemen mutu dan anti penyuapan, bagian tata usaha dan administrasi, bidang kurikulum dan pembelajaran, hubungan masyarakat (Humas), bidang kesiswaan, program studi (Prodi) Sekolah, Teaching Factory (TeFA) siswa dan pengelolaan serta tracer study alumni.

Pada penutupan audit, Lead Auditor, l Dewa Made Rai Wasista bersama Auditor l Ketut Agus Sanjaya menyampaikan bahwa SMK-PP Negeri Sembawa direkomendasikan layak untuk menerima Sertifikasi ISO 9001:2015 dan SNI ISO 37001:2025 

"Terima kasih atas keterbukaan informasi sehingga proses verifikasi dan penyusunan laporan audit selama dua hari ini berjalan lancar," katanya.

I Dewa Made menambahkan penerapan standar ini bukan hanya saat dilakukan audit eksternal saja, melainkan harus diterapkan secara konsisten dan berlanjut dalam aktivitas harian.

Audit Eksternal

Kepala SMKPPN Sembawa, Budi Santoso diwakili oleh Wakil Kepala Bidang Manajemen Mutu, Estri Rahajeng menyampaikan SMK PPN Sembawa menerima positif seluruh rekomendasi dan catatan dari tim auditor eksternal sebagai langkah evaluasi, demi meningkatkan efektivitas penerapan manajemen mutu dan anti-penyuapan.  

“Pelaksanaan audit eksternal tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan standar, juga momentum bagi SMK PPN Sembawa untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan," katanya.

Estri Rahajeng menegaskan, SMK PPN Sembawa berkomitmen menjaga kualitas layanan pendidikan sekaligus memperkuat penerapan budaya integritas dan anti penyuapan di seluruh lingkungan sekolah.

Pelaksanaan audit integrasi diharapkan semakin memantapkan posisi SMK PPN Sembawa sebagai lembaga pendidikan vokasi pertanian unggulan lingkup BPPSDMP Kementan senantiasa mengedepankan prinsip pelayanan prima, transparan, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, serta nepotisme (KKN). [wulan/titin/timhumas smkppnsembawa]

 

 

 

 

 


 

Banyuasin of South Sumatera [B2B] - The role of agricultural vocational education in Indonesia such as the the Agricultural Development Polytechnic or the Polbangtan/SMKPPN to support Indonesian Agriculture Ministry seeks to maximize its efforts to produce millennial entrepreneur.

The objective of the Indonesia Agriculture Ministry is to increase production and productivity, increasing farmers´ knowledge and skills in implementing climate smart agriculture, reducing the risk of crop failure, reduce the effect of greenhouse gases, and increase the income of farmers in irrigated areas and swamp areas.

Indonesian Agriculture Minister Andi Amran Sulaiman stated that the government´s commitment to developing agriculture, especially in the development of advanced, independent and modern agricultural human resources.

“The goal is to increase the income of farming families and ensure national food security. Farmer regeneration is a commitment that we must immediately realize," Minister Sulaiman said.

He stated that increasing farmers´ knowledge and skills in implementing climate smart agriculture, reducing the risk of crop failure, reducing the greenhouse gas effect and increasing farmers´ income in irrigated areas and swamp areas.

He reminded about the important role of vocational education, to produce millennial farmers who have an entrepreneurial spirit.

"Through vocational education, we connect campuses with industry so that Polbangtan graduates meet their needs and are ready for new things," Sulaiman said.

TERKAIT - RELATED