Pengusaha Singapura Diundang Investasi Agribisnis

Singapore Entrepreneurs Invited to Indonesia

Reporter : Gusmiati Waris
Editor : Cahyani Harzi
Translator : Dhelia Gani


Pengusaha Singapura Diundang Investasi Agribisnis
Mentan Suswono (Foto: Kementan/Kuat)

Jakarta (B2B) - Indonesia mengundang para pengusaha dari Singapura untuk investasi di sektor agribisnis terutama buah-buahan dan sayur-mayur di Indonesia. Kerja sama dengan Singapura dalam bentuk kelompok kerja agribisnis telah dimulai sejak 2010 untuk mengakselerasi ekspor buah-buahan dan sayuran dari Indonesia ke Singapura.

"Tahun 2010 saya datang sendiri ke Singapura untuk mengajukan kerja sama bisnis yang saling menguntungkan kedua negara," kata Menteri Pertanian Suswono dalam pertemuan bertajuk Rountable Meeting on Indonesian Agriculture yang dihadiri para investor yang berbasis di Singapura, Jumat.

Suswono mengatakan, langkah tersebut ditempuh pemerintah Indonesia untuk memulihkan surplus ekspor Indonesia sebagai pemasok utama kebutuhan buah-buahan dan sayuran ke Singapura pada era 80-an.

Dia menambahkan, kerja sama dengan Singapura dalam bentuk kelompok kerja agribisnis telah dimulai sejak 2010 tapi hingga kini belum terlihat implementasi dari pembentukan kelompok kerja agribisnis itu.

"Perlu dilakukan upaya-upaya ekstra agar implementasi dari kelompok kerja itu dapat segera menguntungkan kedua belah pihak," kata Suswono melalui pernyataan tertulis dari Kementerian Pertanian.

Jakarta (B2B) - The Indonesian government invited entrepreneurs from Singapore to investments in agribusiness sector, especially fruits and vegetables. Cooperation with Singapore in the form of agribusiness working group began in 2010 to boost exports of fruits and vegetables from Indonesia to Singapore. 

"In 2010 I was came to Singapore to apply for a mutually beneficial business cooperation between the two countries," Agriculture Minister Suswono in meeting Indonesian Roundtable Meeting on Agriculture, which was attended by investors in Singapore on Friday.

Suswono said foreign investments to restore Indonesia´s export surplus as a major supplier needs fruits and vegetables to Singapore in the ´80s. 

He added that cooperation through agribusiness working group began in 2010, but has yet to be realized.

"Need extra efforts so that its implementation be realized immediately and benefit both countries," Suswono said via a written statement from the Indonesian Agriculture Ministry.