HUT RI ke-81, Kementan Beri Penghargaan bagi ASN dan Unit Kerja Berprestasi
Indonesian Govt Awarded the Independence Award to the Agricultural Sector
Editor : M. Achsan Atjo
Translator : Dhelia Gani
Jakarta (B2B) - Kementerian Pertanian RI (Kementan) memberikan Penghargaan Menteri Pertanian kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan unit kerja berprestasi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman usai Upacara Bendera di Lapangan Upacara Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (17/8).
Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi dan motivasi kepada ASN serta unit kerja lingkup Kementan yang menunjukkan prestasi sangat baik dalam mendukung dan memajukan sektor pertanian nasional.
Mentan Amran Sulaiman mengatakan keberhasilan sektor pertanian, termasuk pencapaian Swasembada Pangan yang diraih lebih cepat dari target, merupakan hasil kerja bersama seluruh insan pertanian Indonesia.
“Keberhasilan swasembada pangan yang kita capai lebih cepat dari target merupakan hasil kerja bersama seluruh insan pertanian, mulai dari jajaran Kementan, penyuluh, petani, pemerintah daerah hingga seluruh pihak yang terlibat," katanya.
Penghargaan adalah bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Kategori Prestasi
Pada kategori Perpustakaan Inspiratif, sejumlah unit kerja lingkup Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) berhasil meraih penghargaan.
Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang meraih Peringkat I Subkategori Perpustakaan Khusus, Sekretariat BPPSDMP meraih Peringkat III Subkategori Perpustakaan Khusus, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa meraih penghargaan Subkategori Perpustakaan Perguruan Tinggi, serta SMK Pembangunan Pertanian Negeri Kupang meraih penghargaan Subkategori Perpustakaan Sekolah.
Selain itu, pada kategori Pustakawan Inovatif, pustakawan Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara, Muhammad Syafii Nasution, berhasil meraih Peringkat II tingkat nasional.
Penghargaan juga diberikan kepada para Penyuluh Pertanian Teladan dari wilayah barat, tengah, dan timur Indonesia, serta para pemenang Lomba Video Kreatif Penyuluh Pertanian Tahun 2026 yang mengangkat berbagai tema strategis, mulai dari pendampingan Brigade Pangan, pertanian modern, metode pertanaman PM-AAS, inovasi teknologi pertanian, penumbuhan petani muda, digitalisasi pertanian modern, pengawalan pupuk bersubsidi, hingga inovasi metode penyuluhan.
Bukti Transformasi
Kepala BPPSDMP Kementan, Idha Widi Arsanti mengatakan capaian tersebut menunjukkan bahwa penguatan SDM pertanian terus menghasilkan insan pertanian yang adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan pertanian modern.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa transformasi SDM pertanian berjalan di seluruh lini, mulai dari pustakawan, penyuluh, tenaga pendidik, hingga unit kerja," katanya.
"Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat literasi pertanian, serta mempercepat hilirisasi inovasi kepada petani dan pelaku usaha pertanian."
Melalui penghargaan ini, Kementan berharap semangat berprestasi, berinovasi, dan melayani terus tumbuh di lingkungan kerja Kementan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. [esap/timhumas bppsdmpkementan]
Jakarta [B2B] - The role of agricultural training center as the Technical Implementation Unit [UPT] of Indonesian Agriculture Ministry across the country such as the Agricultural Training Center or the BBPP seeks to improving the competence and welfare of Indonesian farmers
The objective of the Indonesia Agriculture Ministry or the Kementan is to increase production and productivity, increasing farmers´ knowledge and skills in implementing climate smart agriculture, reducing the risk of crop failure, reduce the effect of greenhouse gases, and increase the income of farmers in irrigated areas and swamp areas.
Indonesian Agriculture Minister Andi Amran Sulaiman stated that the government´s commitment to developing agriculture, especially in the development of advanced, independent and modern agricultural human resources.
“The goal is to increase the income of farming families and ensure national food security. Farmer regeneration is a commitment that we must immediately realize," Minister Sulaiman said.
He stated that increasing farmers´ knowledge and skills in implementing climate smart agriculture, reducing the risk of crop failure, reducing the greenhouse gas effect and increasing farmers´ income in irrigated areas and swamp areas.
He reminded about the important role of vocational education, to produce millennial farmers who have an entrepreneurial spirit.
"Through vocational education, we connect campuses with industry so that Polbangtan graduates meet their needs and are ready for new things," Sulaiman said.
