Kementerian Pertanian Bangun Irigasi di Tanjung Jabung Timur

Indonesian Govt Build Irrigation Canals in East Tanjung Jabung District

Editor : M. Achsan Atjo
Translator : Dhelia Gani


Kementerian Pertanian Bangun Irigasi di Tanjung Jabung Timur
Masyarakat Desa Lagam, Kecamatan Geragai menyimak sambutan Mentan Amran Sulaiman, dan peletakan batu pertama pembangunan irigasi oleh Mentan Amran Sulaiman disaksikan Pangdam II Sriwijaya Mayjen Iskandar MS, Wagub Jambi H Fachrori Umar dan Bupati Tanjung

Sabak, Jambi (B2B) - Pemerintah RI membangun irigasi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, yang ditargetkan mampu mengairi 22.150 hektar lahan pertanian. Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman berjanji akan menambah luasan pengairan dua kali lipatnya apabila Pemerintah Provinsi Jambi mampu menyelesaikan pembangunan irigasi dalam waktu dua bulan.

"Insya Allah bapak wakil gubernur ada bantuan pembangunan irigasi 22.150 hektar. Kalau ini selesai dalam dua bulan seperti yang ada fotonya di sana, pemerintah pusat akan tambah luasan areal irigasi dua kali lipat. Bisa pak wakil gubernur? Masyarakat bisa mendukung? Masak mau dikasih gratis tidak bisa menjawab." kata Amran Sulaiman dalam kata sambutannya selama lebih 30 menit, yang kerap mendapat tempik sorak dari petani, prajurit Kodam II Sriwijaya dan warga di Desa Lagam Ulu, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi

Mereka kerap pula terdiam mendengarkan paparan anggota kabinet dari Presiden RI Joko Widodo, yang memilih berpihak kepada petani. Misalnya, mengulas tentang kiatnya menghadap Presiden mendapat anggaran Rp16,9 triliun bagi pencapaian swasembada pangan. Kisah lain tentang strategi menghadapi kepala dinas di salah satu provinsi yang menolak bantuan karena lebih mementingkan prosedur tapi mengabaikan kepentingan petani.

"Saya baru tiga hari menjabat menteri, dalam rapat pertama sang kepala dinas tidak percaya kita mampu swasembada pangan. Katanya mengejek, umur menteri memang muda tapi judulnya masih sama, ingin swasembada pangan seperti dicanangkan 30 tahun lalu," kata Amran Sulaiman, yang dikenal sebagai pengusaha terkemuka dari Makassar, Sulawesi Selatan.

Panglima Kodam II Sriwijaya, Mayjen TNI Iskandar MS, Wakil Gubernur Jambi, H Fachrori Umar, Bupati Tanjung Jabung Timur, Zumi Zola Zulkifli pun diam menyimak pengalaman berat sang menteri mendobrak belenggu birokrasi, Mereka pun tertawa terbahak-bahak mendengar gurauan menteri saat berdialog dengan distributor pupuk dan benih maupun ketika mewawancarai pengalaman tiga penyuluh pertanian menghadapi tantangan pekerjaan maupun soal inseminasi buatan yang membuat geli kaum ibu dari mendengarkan kisah ´sperma´ sapi.

"Kalau benih atau pupuk langka, jangan segan-segan telepon saya atau datang ke kantor saya di Jakarta. Sendiri saja ya, jangan berdua karena uang saya hanya cukup tiket untuk perjalanan satu orang pulang pergi," kata Amran Sulaiman.

Sabak, Jambi (B2B) - The Indonesian government will build irrigation canals in East Tanjung Jabung, targeted to irrigate 22,150 hectares of agricultural land. Indonesian Agriculture Minister, Amran Sulaiman promised to double the area of irrigation if the local government is able complete the construction within two months.

"God willing, there are 22,150 hectares of irrigation development assistance to the province of Jambi. When construction is completed in two months as construction photos there, the central government will add double the irrigated area. Jambi deputy governor could support? The public can support? I give free irrigation project why can not answer? "Amran Sulaiman said in his speech for over 30 minutes, which often applause from the farmers, Sriwijaya Military Command soldiers and local residents in Lagam village, Geragai sub-district of East Tanjung Jabung in Jambi province.

They are often too silent heard the exposure of Solomon, who chose pro the farmers. For example, he reviewed the tips get budget by facing directly to the President Joko Widodo to got IDR 16.9 trillion for the achievement of food self- sufficiency. Another story about strategy to face head of agriculture office in one of the provinces that refuse assistance agricultural machines, because of concerns over the budget procedure but ignoring the interests of farmers.

"I have just three days a minister, in my first meeting, head of the agency does not believe we are capable of food self- sufficiency. He was mocked, I was young but my dream is still the same, want food self- sufficiency as launched 30 years ago," Mr Sulaiman said, known as a prominent businessman from Makassar, South Sulawesi province.

Sriwijaya Military Commander TNI Major General Iskandar MS, Jambi Deputy Governor H Fachrori Umar, East Tanjung Jabung Regent, Zumi Zola Zulkifli was silent listening experience severe the minister broke the shackles of bureaucracy. They were laughing out loud at joked during a dialogue with distributors of fertilizers and seeds, as well as interviewing three agricultural extension, and the story of artificial insemination makes the mother goose bumps listening to the story of the cow sperm.

"If the seed or fertilizers is lost in the market, do not hesitate to call me or come to my office in Jakarta. One person, because I only provide return air ticket for one person," minister Sulaiman added.