Forwatan dan Asosiasi Industri Hilir Sawit Salurkan Bantuan bagi Yatim Piatu
Indonesian Downstream Palm Oil Industry Association Provides Eid Aid for Orphans
Editor : M. Achsan Atjo
Translator : Dhelia Gani
Depok, Jabar (B2B) - Tiga asosiasi industri hilir sawit bekerja sama dengan Forum Wartawan Pertanian (Forwatan) menyalurkan bantuan sosial kepada tiga yayasan yatim piatu di Depok, Jawa Barat. Kegiatan tersebut telah berlangsung selama tujuh tahun terakhir, sebagai bentuk kepedulian industri sawit terhadap masyarakat.
Ketiga asosiasi adalah Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia (Apolin) dan Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI). Bantuan yang diberikan antara lain minyak goreng, makanan berbahan turunan kelapa sawit dan beras. Ratusan paket bantuan diserahkan langsung kepada pengelola yayasan.
Sementara yayasan penerima bantuan adalah Yayasan Yatim Piatu & Dhuafa Marhamatur Ridho, Yayasan Panti Asuhan Darussalam Sukmajaya Depok Timur dan Yayasan Intifa Cinta Yatim dan Dhuafa Al ikhwaniyah Kota Depok.
Ketua Umum Forwatan, Beledug Bantolo mengatakan pihaknya mendapat amanah dari ketiga asosiasi industri sawit untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Hari ini kami mendapat amanah dari GIMNI, Apolin dan Aprobi untuk menyalurkan bantuan sosial kepada yayasan yatim piatu, salah satunya Yayasan Yatim Piatu & Dhuafa Marhamatur Ridho," katanya dalam keterangan resminya pada Minggu (15/3).
Menurut Bantolo, kegiatan sosial tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan manfaat industri kelapa sawit bagi masyarakat. Pasalnya, sawit merupakan komoditas strategis nasional dengan luas perkebunan sekitar 16,8 juta hektar yang tersebar dari Aceh hingga Papua.
“Industri sawit juga berperan besar dalam perekonomian nasional karena menyerap sekitar 17 juta tenaga kerja, baik di sektor perkebunan maupun industri pengolahan,” katanya.
Manfaat Sawit
Produk turunan sawit dimanfaatkan dalam berbagai sektor, mulai dari minyak goreng untuk kebutuhan pangan hingga biodiesel sebagai campuran bahan bakar untuk mendukung swasembada energi.
Indonesia merupakan salah satu eksportir minyak sawit terbesar di dunia dengan pasar utama di India, Eropa, China, Timur Tengah dan Afrika.
Perwakilan Aprobi, Rahayu Dwi Mumpuni mengatakan industri sawit tidak hanya berperan dalam perekonomian nasional, tetapi juga menghasilkan berbagai produk yang digunakan masyarakat setiap hari.
“Mulai dari minyak goreng, makanan, hingga biodiesel, semuanya berasal dari kelapa sawit. Kami berharap keberadaan industri juga dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.
Rahayu Dwi Mumpuni menambahkan, penyaluran bantuan kepada yayasan yatim piatu tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian industri sawit agar manfaatnya dapat dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat.
“Alhamdulillah hari ini kami bisa hadir memberikan santunan kepada adik-adik semua. Kami berharap bantuan ini bermanfaat dan adik-adik tetap semangat bersekolah. Jangan putus asa, karena masa depan Indonesia ada di tangan kalian,” imbuhnya.
Depok City of West Java [B2B] - The objective of the Indonesia Agriculture Ministry is to increase production and productivity, increasing farmers´ knowledge and skills in implementing climate smart agriculture, reducing the risk of crop failure, reduce the effect of greenhouse gases, and increase the income of farmers in irrigated areas and swamp areas.
The target is to increase cropping intensity through irrigation rehabilitation, revitalization and modernization activities, the realization of a sustainable irrigation system through the revitalization of irrigation management, increasing institutional strengthening, as well as increasing the capacity and competence of human resources in irrigation management and increasing production and productivity.
Increasing farmers´ knowledge and skills in implementing climate smart agriculture, reducing the risk of crop failure, reducing the greenhouse gas effect and increasing farmers´ income in irrigated areas and swamp areas.
The main objective is to increase motivation for agricultural extension workers, agricultural extension centers, farmer groups, women farmer groups and farmer economic groups in agribusiness-oriented farming.
