Ancam Turunkan Jabatan, Mentan Akui Kesulitan Rekrut Pejabat Eselon Dua

Indonesia`s Agriculture Minister Admits it is Difficult to Recruit 2nd Echelon Officials

Reporter : Gusmiati Waris
Editor : Cahyani Harzi
Translator : Dhelia Gani


Ancam Turunkan Jabatan, Mentan Akui Kesulitan Rekrut Pejabat Eselon DuaKelima pejabat eselon dua Kementan yang dilantik Mentan Amran Sulaiman (Foto2: B2B/Mya)

Jakarta (B2B) - Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman mengingatkan seluruh pejabat eselon tiga di Kementerian Pertanian RI untuk mendaftar lelang jabatan eselon dua, karena mengaku kesulitan merekrut pejabat eselon dua yang kompeten, sehingga memberi ´warning´ akan menurunkan jabatan pada mereka yang layak dipromosikan namun enggan mengikuti lelang jabatan eselon dua.

"Jangan terjadi kekosongan. Kita bekerja di Kementan kan tentu agar naik kariernya. Daftar semua ya. Enam bulan sebelum pejabat yang bersangkutan pensiun, segera lakukan lelang jabatan untuk menyiapkan pejabat penggantinya," kata Mentan Amran Sulaiman usai melantik lima pejabat eselon dua Kementan di Jakarta, Selasa (3/7).

Mentan menekankan para pejabat eselon tiga yang layak promosi harus mengikuti lelang jabatan, karena mengakui kesulitan mendapatkan pejabat eselon dua yang kompeten. "Apabila nanti sampai tidak ada yang mendaftar, turunkan jabatannya."

Hal itu diungkapkan Amran Sulaiman setelah mendengar ada posisi dari pejabat eselon dua yang kosong hingga enam bulan. Mentan pun menginstruksikan Sekretaris Jenderal Kementan, Syukur Iwantoro untuk mewajibkan seluruh pejabat eselon tiga untuk mendaftar untuk menghindari kekosongan, sehingga fungsi pelayanan pada para petani tetap dapat berjalan optimal.

"Saya sudah wajibkan para pejabat eselon tiga untuk mendaftar promosi jabatan. Kali ini ada lima orang yang dinilai cakap mendapat jabatan struktural tersebut," kata Mentan.

Dia mengingatkan pada lima pejabat eselon dua yang dilantik untuk melindungi petani, jangan menzalimi orang miskin, harus melindungi petani untuk meningkatkan kesejahteraan mereka, dan jangan coba-coba korupsi atau terima suap karena sanksinya berat.

Adapun pejabat yang dilantik antara lain
1. Mohammad Takdir Mulyadi MP: Direktur Perbenihan Tanaman Pangan - Direktorat Jenderal Tanaman Pangan

2. Bambang Sugiharto: Direktur Serealia - Direktorat Jenderal Tanaman Pangan.

3. Ali Jamil: Direktur Aneka Kacang dan Umbi - Direktorat Jenderal Tanaman Pangan.

4. Indah Megahwati MP: Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan - Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian.

5. Rahmanto: Direktur Irigasi Pertanian - Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian.

Jakarta (B2B) - Indonesian Agriculture Minister Andi Amran Sulaiman warned the third echelon official at his ministry to take part in the second echelon auction, and admitted it was difficult to recruit second echelon officials. Minister Sulaiman also gave warning to demotion to those eligible for promotion, but refused to participate in the second echelon auction.

"We have a career in the ministry, of course want to rise to rank and position. Six months before some officials will retire, immediate auction of positions for his successor," said Minister Sulaiman here on Tuesday (July 3).

He reminded the third echelon officials who deserved promotion for the the second echelon auction. "If there´s no one to register, get off the job."

It was disclosed by Mr Sulaiman after hearing of the position of the second echelon officials are empty for six months. Minister Sulaiman also instructed the ministry´s Secretary General Syukur Iwantoro to require the third echelon officials to register.

"I have obliged the third echelon officials to sign up for promotions. Today five people deserve the position," Minister Sulaiman said.

He reminded the five echelon officials to protect farmers, do not oppress the poor, should protect farmers to improve their welfare, and do not try to corrupt or accept a bribe because of heavy sanctions.