Anak-anak Korban Lanza, Obama Usung UU Pengetatan Senjata
Innocents Victim by Lanza, Obama to Bring Strict Gun Control
Editor : Cahyani Harzi
Translator : Parulian Manalu
INILAH para korban yang tidak berdosa, yang namanya dibacakan satu persatu oleh Presiden Barack Obama saat ia berjanji untuk menghentikan tindak kekerasan bersenjata yang mematikan bangsanya.
Presiden membaca nama-nama dari 20 anak-anak tewas dalam tragedi tersebut. Ia juga memberikan penghargaan kepada enam guru yang mengorbankan hidup mereka untuk murid mereka.
Dia menambahkan: "Saya sangat sadar bahwa kata-kata saja tidak sebanding dengan kesedihan yang Anda alami atau menyembuhkan luka hati Anda semua.
"Anda di Newtown tidak sendirian. Melalui hari-hari yang sulit bagi Anda telah menginspirasi kami tentang kekuatan dan pengorbanan."
Obama mengatakan ia akan menggunakan ´kekuatan apa pun´ untuk mencegah terulangnya Tragedi Jumat seperti dilakukan Adam Lanza.
Dalam pidatonya yang keras Minggu malam, di Newton, Connecticut, Obama sedang mempertimbangkan langkah radikal untuk mengakhiri kekerasan bersenjata dalam sejarah Amerika saat mengenang korban penembakan massal di Sandy Hook.
Obama mengatakan: "Apakah kita benar-benar siap untuk mengatakan bahwa kita tidak berdaya dalam menghadapi pembantaian tersebut, apakah politik terlalu keras?"
"Apakah kita siap untuk mengatakan bahwa kekerasan menghampiri anak-anak dari tahun ke tahun sebanding dengan harga sebuah kebebasan?"
Presiden tengah berada di bawah tekanan untuk mengusung undang-undang pengetatan senjata setelah Lanza membunuh 20 murid sekolah serta enam guru dan staf sekolah dasar Sandy Hook.
Obama mengatakan: "Tidak ada undang-undang dapat menghilangkan kejahatan dari dunia - tapi itu tidak bisa menjadi alasan untuk tidak bertindak."
THESE are the innocents of America’s Dunblane — whose names were read out one by one by President Barack Obama as he vowed to clampdown on his nation´s deadly guns culture.
The President read the names of the 20 children killed in the tragedy. He also paid tribute to the six teachers who sacrificed their lives for their pupils.
He said: “I am very mindful that mere words cannot match the depth of your sorrow or heal your wounded hearts."
“Newtown you are not alone. As the difficult days have unfolded you have also inspired us with stories of strength and sacrifice.
Obama said he would use “whatever power” he has to prevent more shootings like Friday’s rampage by Adam Lanza happening again.
In a powerful speech last night at an evening vigil in Newtown, Connecticut, he suggested he is considering a radical move to ditch America’s historic right to bear arms in the wake of the Sandy Hook massacre.
Obama said: “Are we really prepared to say that we’re powerless in the face of such carnage, that the politics are too hard?
“Are we prepared to say that such violence visited on our children year after year after year is somehow the price of our freedom?”
The President has come under pressure to bring in strict gun control laws after Lanza murdered 20 children and six staff at Sandy Hook Elementary School.
Obama said: “No laws can eliminate evil from the world — but that can’t be an excuse for inaction.
