Indeks Kepuasan Masyarakat, Pustaka Kementan Raih Predikat IKM `Sangat Baik`
The Agricultural Library Support Indonesian Farmers in Achieving Food Self-sufficiency
Editor : Cahyani Harzi
Translator : Dhelia Gani
Kota Bogor, Jabar (B2B) - Kepercayaan masyarakat terhadap layanan Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB Pustaka) terus meningkat.
Kepercayaan publik tercermin dari capaian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Semester II Tahun 2025 yang mencapai 91,54 dengan predikat “Sangat Baik”, menunjukkan kualitas layanan yang semakin responsif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.
Pelaksanaan SKM dilakukan sebagai bentuk evaluasi terhadap kualitas layanan yang diberikan BB Pustaka sekaligus menjadi dasar dalam penyusunan langkah-langkah perbaikan pelayanan yang berkelanjutan.
Survei dilakukan secara daring melalui aplikasi SKM pada portal layanan BB Pustaka serta melalui penyebaran kuesioner kepada pengguna layanan perpustakaan dan literasi pertanian, baik secara online maupun onsite.
Berdasarkan hasil pengukuran, unsur layanan dengan nilai tertinggi adalah penanganan pengaduan, saran, dan masukan yang memperoleh nilai 96,12, diikuti unsur biaya/tarif pelayanan dengan nilai 96,02.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa layanan BB Pustaka dinilai responsif terhadap masukan pengguna serta mampu memberikan layanan yang mudah diakses tanpa membebani masyarakat.
Sementara itu, unsur yang masih memerlukan perhatian untuk peningkatan kualitas layanan adalah kecepatan waktu pelayanan dengan nilai 89,02 dan kemudahan prosedur pelayanan dengan nilai 89,60.
Meskipun kedua unsur tersebut masih berada dalam kategori sangat baik, BB Pustaka berkomitmen melakukan berbagai langkah perbaikan guna menghadirkan layanan yang lebih cepat dan mudah diakses oleh masyarakat.
Layanan Lebih Baik
Sebagai tindak lanjut, BB Pustaka telah menyusun sejumlah strategi perbaikan, antara lain penyempurnaan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan, peningkatan kompetensi petugas layanan, pengembangan akses layanan melalui sistem satu pintu (link tree), serta sosialisasi layanan perpustakaan dan penerbitan melalui berbagai media, baik secara daring maupun luring.
Program perbaikan tersebut direncanakan dilaksanakan pada periode Januari–Maret 2026.
Hasil SKM Semester II Tahun 2025 juga menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan periode sebelumnya. Tren nilai IKM BB Pustaka selama periode 2020–2025 relatif stabil dan terus menunjukkan upaya perbaikan yang berkelanjutan.
Pada tahun 2025, nilai IKM meningkat sebesar 0,04 poin dibandingkan tahun sebelumnya, terutama pada unsur persyaratan layanan, kualitas produk layanan, dan kompetensi petugas.
Kepala Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian, Eko Nugroho Dharmo Putro, menyampaikan bahwa hasil survei ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran BB Pustaka untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dengan mengedepankan prinsip pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan profesional, BB Pustaka berkomitmen menghadirkan layanan perpustakaan dan literasi pertanian yang semakin bermanfaat bagi masyarakat, akademisi, penyuluh, peneliti, serta seluruh pemangku kepentingan sektor pertanian.
Melalui evaluasi yang dilakukan secara berkala, BB Pustaka berharap dapat terus meningkatkan kepuasan pengguna layanan sekaligus memperkuat perannya sebagai pusat informasi, pengetahuan, dan literasi pertanian yang mendukung pembangunan pertanian Indonesia. [ibrahim/shinta timhumasbbpustaka]
Bogor City of West Java [B2B] - The role of agricultural training center as the Technical Implementation Unit [UPT] of Indonesian Agriculture Ministry across the country such as the Agricultural Training Center or the BBPP seeks to improving the competence and welfare of Indonesian farmers
The objective of the Indonesia Agriculture Ministry or the Kementan is to increase production and productivity, increasing farmers´ knowledge and skills in implementing climate smart agriculture, reducing the risk of crop failure, reduce the effect of greenhouse gases, and increase the income of farmers in irrigated areas and swamp areas.
Indonesian Agriculture Minister Andi Amran Sulaiman stated that the government´s commitment to developing agriculture, especially in the development of advanced, independent and modern agricultural human resources.
“The goal is to increase the income of farming families and ensure national food security. Farmer regeneration is a commitment that we must immediately realize," Minister Sulaiman said.
He stated that increasing farmers´ knowledge and skills in implementing climate smart agriculture, reducing the risk of crop failure, reducing the greenhouse gas effect and increasing farmers´ income in irrigated areas and swamp areas.
He reminded about the important role of vocational education, to produce millennial farmers who have an entrepreneurial spirit.
"Through vocational education, we connect campuses with industry so that Polbangtan graduates meet their needs and are ready for new things," Sulaiman said.
