Kampus Sehat, Polbangtan Kementan gelar Tes Narkoba bagi Mahasiswa
Millennial Farmers Development are the Target of Indonesia`s Polbangtan Bogor
Editor : Cahyani Harzi
Translator : Dhelia Gani
Kota Bogor, Jabar (B2B) - Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor menggandeng Rumah Sakit UMMI Bogor untuk menyelenggarakan tes narkoba bagi seluruh mahasiswanya pada Rabu (18/02) sebagai langkah strategis, kegiatan yang bertujuan menciptakan lingkungan kampus sehat, aman, dan berintegritas ini dilaksanakan secara serentak di Kampus Cibalagung dan Kampus Cinagara.
Dalam pelaksanaannya, proses tes narkoba dijalankan dengan memperhatikan prosedur medis yang ketat dan profesional. Selain pemeriksaan, pihak penyelenggara juga mengedepankan aspek edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba serta menjamin kerahasiaan data setiap peserta.
Oleh karena itu, hal ini sejalan dengan komitmen Polbangtan Bogor untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental.
Selain itu, kolaborasi ini menjadi bukti sinergi yang efektif antara institusi pendidikan dan layanan kesehatan. Dengan demikian, kedua pihak berharap upaya ini dapat berkontribusi dalam membentuk sumber daya manusia pertanian yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan integritas yang tinggi.
Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa Polbangtan Bogor merupakan salah satu institusi pendidikan pertanian unggulan yang berperan penting dalam mencetak generasi muda yang kompeten dan berintegritas.
"Selain fokus pada pengembangan kompetensi teknis, upaya menjaga kualitas sumber daya manusia melalui program seperti tes narkoba sangatlah krusial," ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti menambahkan, "Polbangtan Bogor telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam membentuk karakter mahasiswa sekaligus mengembangkan inovasi di bidang pertanian."
Kegiatan ini didukung penuh oleh Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto berharap mahasiswa bisa terus disiplin menjaga marwah dan nama baik civitas akademika, tidak hanya selama menjadi mahasiswa, namun sampai menjadi alumni.
"Kami bertekad mewujudkan lulusan Polbangtan Bogor menjadi pribadi yang tangguh dan dapat berkontribusi penuh membawa manfaat dan kebaikan bagi masyarakat, bukan memberikan contoh yang tidak baik," pungkas Yoyon. [wisda/timhumas polbangtanbogor]
Bogor City of West Java [B2B] - The role of agricultural vocational education in Indonesia such as the Agricultural Development Polytechnic or the Polbangtan/SMKPPN to support Indonesian Agriculture Ministry seeks to maximize its efforts to produce millennial entrepreneur.
The objective of the Indonesia Agriculture Ministry is to increase production and productivity, increasing farmers´ knowledge and skills in implementing climate smart agriculture, reducing the risk of crop failure, reduce the effect of greenhouse gases, and increase the income of farmers in irrigated areas and swamp areas.
Indonesian Agriculture Minister Andi Amran Sulaiman stated that the government´s commitment to developing agriculture, especially in the development of advanced, independent and modern agricultural human resources.
“The goal is to increase the income of farming families and ensure national food security. Farmer regeneration is a commitment that we must immediately realize," Minister Sulaiman said.
He stated that increasing farmers´ knowledge and skills in implementing climate smart agriculture, reducing the risk of crop failure, reducing the greenhouse gas effect and increasing farmers´ income in irrigated areas and swamp areas.
He reminded about the important role of vocational education, to produce millennial farmers who have an entrepreneurial spirit.
"Through vocational education, we connect campuses with industry so that Polbangtan graduates meet their needs and are ready for new things," Sulaiman said.
