Lebak, Banten (B2B) - Semangat generasi muda Kabupaten Lebak untuk memajukan sektor pertanian semakin terlihat melalui antusiasme mengikuti wawancara calon anggota Brigade Pangan (BP) Kamis (5/11).
Plt Kepala Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB Pustaka) Inneke Kusumawaty menyatakan siap mengawal pembentukan BP di tiga kecamatan, sebagai langkah mendorong lahirnya petani muda inovatif dan mendukung swasembada pangan berkelanjutan.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa BP merupakan garda terdepan dan motor penggerak percepatan tanam untuk mengoptimalkan lahan pertanian modern, memperkuat swasembada, serta menjawab tantangan regenerasi petani.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa BP memiliki peran strategis dalam meningkatkan produksi pangan, khususnya di kawasan optimalisasi lahan dan cetak sawah rakyat.
Selain mengelola usaha tani modern, BP juga menjadi agen transformasi pertanian melalui penerapan teknologi, penguatan kelembagaan, serta pengembangan agribisnis didukung kemampuan teknis, manajerial, dan kewirausahaan yang kuat.
BB Pustaka
Plt. Kepala BB Pustaka, Inneke Kusumawaty menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan penuh terhadap pembentukan dan pengembangan Brigade Pangan pada tiga kecamatan di Kabupaten Lebak, yaitu Kecamatan Bayah, Sobang, dan Sajira.
“Pembentukan BP merupakan bagian dari upaya mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan pertanian," katanya.
Menurutnya, BP juga memperkuat regenerasi petani di tengah berbagai tantangan sektor pertanian seperti keterbatasan tenaga kerja, perubahan iklim, peningkatan biaya produksi dan kebutuhan penerapan teknologi dan mekanisasi pertanian.
“Melalui BP, para pemuda diharapkan tidak hanya menjadi pelaku kegiatan budidaya, tetapi juga mampu membangun usaha tani yang produktif, profesional, dan berorientasi pada keuntungan," kata Inneke Kusumawaty.
Optimalisasi Alsintan
Pemanfaatan alat dan mesin pertanian (Alsintan), pengelolaan lahan secara optimal, penerapan teknologi budidaya, serta penguatan kelembagaan menjadi bagian penting membangun ekosistem pertanian yang lebih modern dan berdaya saing.
Sedangkan Liaison Officer (LO) BP Kabupaten Lebak, Suryono menyampaikan antusiasme para pemuda yang mengikuti proses wawancara menjadi motivasi tersendiri untuk terus memperkuat pendampingan dan pengembangan BP.
“Melihat antusiasme para pemuda tentu menjadi semangat tersendiri bagi kami. Hal itu menunjukkan bahwa generasi muda masih memiliki ketertarikan dan keinginan untuk berkontribusi dalam sektor pertanian” katanya.
"Kami ingin semangat ini terus terjaga, sehingga mereka tidak hanya bergabung sebagai anggota BP, juga mampu berkembang menjadi pelaku usaha tani yang mandiri dan profesional."
Manajemen Usaha
Suryono menambahkan, para calon anggota BP akan terus mendapatkan pendampingan, terutama mengembangkan usaha tani, mulai perencanaan kegiatan, pengelolaan lahan, penerapan teknologi pertanian, hingga penguatan manajemen usaha dan kelembagaan.
Dengan demikian, BP diharapkan mampu menjadi wadah bagi generasi muda untuk memperoleh peluang usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan melalui sektor pertanian.
Plt. Kepala BB Pustaka, Inneke Kusumawaty mengatakan, BB Pustaka akan terus mengawal proses pembentukan hingga pengembangan BP di ketiga kecamatan tersebut.
"Pendampingan dilakukan agar setiap BP dapat tumbuh sesuai potensi wilayah, karakteristik lahan, ketersediaan sumber daya dan kebutuhan pengembangan pertanian setempat," katanya.
Swasembada Pangan
Langkah pendampingan sejalan dengan arah kebijakan Kementan mempercepat swasembada pangan melalui peningkatan produksi, optimalisasi lahan, pemanfaatan mekanisasi dan penguatan peran generasi muda sebagai motor penggerak pertanian modern.
"Kehadiran BP di Bayah, Sobang dan Sajira diharapkan dapat menjadi kekuatan baru mengoptimalkan potensi pertanian Kabupaten Lebak," kata Inneke Kusumawaty.
Lebih dari sekadar membentuk kelompok tani, BP diarahkan menjadi kelembagaan usaha pertanian yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat pedesaan. [shinta/timhumas bbpustaka]