Pacu Produksi, Gubernur Gorontalo Bantu Benih 20 Poktan dan KWT

Indonesia`s Gorontalo Anticipate Covid-19 by Weaker Health Systems

Editor : M. Achsan Atjo
Translator : Dhelia Gani


Pacu Produksi, Gubernur Gorontalo Bantu Benih 20 Poktan dan KWT
WANITA TANI: Penyerahan bantuan benih dan sayuran secara simbolis diserahkan pada empat Poktan yakni Bintala Dulaa, Abdi Jaya, Harapan Jaya dan Prima Jaya dan dua KWT yakni Moawota dan Butahu [Foto: Humas Pusluhtan]

Bone Bolango, Gorontalo [B2B] - Pandemi Covid-19 tak menyurutkan langkah Gubernur Rusli Habibie mendukung ketersediaan pangan di Provinsi Gorontalo, dengan menyerahkan bantuan benih jagung dan sayuran kepada 20 kelompok tani [Poktan] dan kelompok wanita tani [KWT] di Kabupaten Bone Bolango, belum lama ini.

Bantuan benih jagung dan sayuran diserahkan secara simbolis kepada empat Poktan dan dua KWT oleh Kepala Dinas Pertanian Pemprov Gorontalo, Mulyadi D Mario mewakili Gubernur Rusli Habibie. Sementara para petani anggota Poktan dan KWT dikoordinir oleh Koordinator Penyuluh Provinsi Gorontalo, Kalsum Yusuf.

Kegiatan penyerahan bantuan benih berlangsung sesuai Protokol Kesehatan yakni mengenakan masker, tidak berkerumun dan duduk berjarak satu kursi kosong. Hal itu sejalan dengan instruksi Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo [SYL] untuk melaksanakan sosial distancing yang disosialisasikan oleh Kepala BPPSDMP Prof Dedi Nursyamsi kepada petani dan penyuluh di seluruh RI.

"Petani penerima bantuan harus segera melakukan persiapan penanaman, karena hujan sudah mulai turun. Jangan abaikan anjuran pemerintah melaksanakan protokol kesehatan antisipasi virus Corona," kata Mulyadi D Mario mengutip arahan Gubernur Rusli Habibie usai menyerahkan bantuan benih di Desa Bulotalangi Timur, Kecamatan Bulango Timur.

Gubernur Rusli Habibie mengingatkan meskipun pandemi Covid-19 terus meluas, juga turut mengancam Gorontalo namun harus memastikan pertanian tidak boleh berhenti. Sektor pertanian menjadi perhatian utama pusat dan daerah untuk memenuhi ketersediaan pangan mengantisipasi ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar [PSBB].

"Penyebaran virus Corona memang berdampak pada hampir semua sektor namun tidak demikian halnya dengan pertanian. Sektor pertanian justru menjadi pengaman dalam menghadapi wabah ini, karena produksi pertanian di tengah pandemi Covid-19 corona harus tetap berjalan," kata Mulyadi D Mario seperti disarikan penyuluh pusat Inang Sariyati yang dihimpun Pusat Penyuluhan Pertanian [Pusluhtan BPPSDMP].

Menurut Gubernur Rusli Habibie, sektor pertanian tetap bekerja dan tidak boleh berhenti di Gorontalo, apalagi saat ini mulai masuk musim tanam kedua. Hujan sudah mulai turun, air irigasi sudah siap mengairi lahan sawah petani. 

Keempat Poktan penerima bantuan benih jagung secara simbolis adalah Bintala Dulaa, Abdi Jaya, Harapan Jaya dan Prima Jaya, sementara KWT penerima bantuan benih sayuran adalah Moawota dan Butahu.

"Penyuluh Pertanian justru makin optimal dalam situasi seperti ini. Materi penyuluhan bukan hanya tentang Corona, juga diinformasikan bagaimana pencegahannya dan apa yang harus dilakukan apabila ada indikasi suspect penularan virus," kata Kalsum Yusuf. [Liene]

Bone Bolango of Gorontalo [B2B] - Indonesia´s Agriculture Ministry is in intensive care after testing positive for the novel coronavirus, as civil servants in head office and across the country were ordered to close over the health threat. The World Health Organization has said it is particularly concerned about high-risk nations with weaker health systems, which who may lack the facilities to identify cases, according to senior official of the ministry.