Terungkap Negara dengan Tingkat Kelahiran Tertingi di Dunia

Revealed, the Countries with the Highest Fertility Rates

Editor : Ismail Gani
Translator : Novita Cahyadi


Terungkap Negara dengan Tingkat Kelahiran Tertingi di DuniaPenelitian yang termasuk dalam penelitian Global Burden of Disease hari ini menunjukkan temuan - penelitian ini meneliti kelahiran, penyakit dan kematian di seluruh dunia (Tabel & Data: MailOnline)

TERUNGKAP, negara-negara dengan tingkat kesuburan tertinggi. Perempuan di Nigeria rata-rata melahirkan tujuh anak tapi di Siprus hanya seorang anak. Negara-negara di Afrika memiliki tingkat kelahiran tertinggi, sementara negara-negara maju lebih rendah.

Perempuan saat ini memiliki lebih sedikit anak ketimbang 70 tahun lalu, namun populasi terus meningkat di lebih dari setengah negara di dunia, seperti terungkap dari penelitian terbaru.

Hasil penelitian besar yang mengumpulkan statistik dari banyak negara, mengungkap negara-negara dengan perempuan memiliki anak paling banyak dan paling sedikit di seantero jagat.

Siprus tergolong negara dengan tingkat kelahiran terendah, rata-rata perempuan hanya memiliki satu anak, sedangkan ibu di Nigeria di Afrika rata-rata melahirkan tujuh anak.

Inggris, Amerika Serikat dan Australia termasuk di antara 91 negara di mana tiap perempuan memiliki kurang dari dua anak, dengan rata-rata masing-masing ibu memiliki 1,7, 1,8 dan 1,9 anak.

Para ahli mengatakan beberapa negara memandangnya sebagai ´ledakan jumlah bayi´ sementara yang lain akan menjadi ´menambah jumlah bayi´, merujuk pada pendidikan dan pekerjaan untuk menurunkan tingkat kelahiran.

"Statistik ini mewakili ´ledakan jumlah bayi´ untuk beberapa negara dan ´menambah jumlah bayi´ bagi yang lain," kata Dr Christopher Murray, dari Universitas Washington.

´Tingkat kesuburan perempuan yang lebih rendah jelas mencerminkan tidak hanya akses dan ketersediaan layanan kesehatan reproduksi.

´Tetapi juga banyak perempuan memilih untuk menunda atau memilih tidak pernah melahirkan, serta memiliki lebih banyak kesempatan untuk pendidikan dan pekerjaan.´

Penelitian yang termasuk dalam penelitian Global Burden of Disease hari ini menunjukkan temuan - penelitian ini meneliti kelahiran, penyakit dan kematian di seluruh dunia.

Laporan mendalam yang sangat besar, yang panjangnya ribuan halaman, memberikan gambaran populasi manusia di negara-negara di seluruh dunia untuk 2017.

Pertumbuhan populasi dunia meningkat dalam beberapa tahun terakhir, menurut penelitian yang dipublikasikan di The Lancet.

Antara 1997 dan 2007 ada peningkatan 81,5 juta orang setiap tahun, sedangkan antara 2007 dan 2017 ini melesat hingga 87,2 juta orang per tahun.

Dan sebagian besar dari populasi tersebut lahir di negara-negara miskin - hanya 14 persen orang di seluruh dunia hidup di negara berpenghasilan tinggi seperti di Eropa Barat atau Amerika Utara.

Selain Nigeria, Mali, Chad dan Sudan Selatan, India, Pakistan, Papua New Guinea dan Haiti termasuk di antara 104 negara di mana angka kelahiran cukup tinggi yang menambah populasi.

Sementara itu, wanita di negara yang lebih kaya dan lebih maju cenderung memiliki lebih sedikit anak - ibu di Singapura, Norwegia dan Korea Selatan adalah di antara negara-negara di mana tingkat kelahiran rata-rata lebih rendah dari dua anak per perempuan.

Dan populasi benar-benar turun antara 2010 dan 2017 di beberapa negara khususnya Georgia, Polandia, Rumania, Yunani, Spanyol, Portugal, Kuba, dan Jepang.

"Meskipun tingkat kesuburan total menurun,´ kata Dr Murray, ´populasi global terus tumbuh ketika tingkat kematian menurun dan karena populasi ´momentum´ dari dekade sebelumnya. ´

Negara-negara dengan populasi tertinggi adalah China dan India, yang masing-masing memiliki lebih dari satu miliar penduduk.

Dan sekitar setengah dari seluruh penduduk Bumi tinggal di sejumlah negara - China, India, AS, Indonesia, Pakistan, dan Brasil dihuni lebih dari 3,8 miliar orang seperti dilansir MailOnline.

REVEALED, the countries with the highest fertility rates: Women in Niger give birth to SEVEN children on average but those in Cyprus only have one. Countries in Africa have the highest birth rates, and richer countries´ are lower.

Women now have fewer children than they did 70 years ago but populations are still on the rise in more than half of countries, data revealed today.

A huge study has compiled statistics of the countries where women have the most and the fewest children around the world.

Cyprus has the lowest birth rate, with women averaging just one child each, whereas mothers in Niger in Africa give birth to seven children each, on average.

The UK, US and Australia are among the 91 countries where women have fewer than two children each, with average rates of 1.7, 1.8 and 1.9 each, respectively.

Experts say some nations are seeing baby ´booms´ while others are going baby ´bust´, pointing to education and employment for bringing down birth rates.

´These statistics represent both a "baby boom" for some nations and a "baby bust" for others,´ said Dr Christopher Murray, from the University of Washington.

´The lower rates of women´s fertility clearly reflect not only access to and availability of reproductive health services.

´But also many women choosing to delay or forgo giving birth, as well as having more opportunities for education and employment.´

Research included in the annual Global Burden of Disease study today showed the findings – the research examines births, diseases and deaths around the world.

The huge in-depth report, which is thousands of pages long, gives a snapshot of the human population in countries around the world for the year 2017.

The growth of the world´s population has sped up in recent years, according to the study published in The Lancet.

Between 1997 and 2007 there was an increase of 81.5million people each year, whereas between 2007 and 2017 this sped up to 87.2million people a year.

And most of these people are being born into poor countries – only 14 per cent of people in the entire world live in a high-income country such as in Western Europe or North America.

In addition to Niger, Mali, Chad and South Sudan, India, Pakistan, Papua New Guinea and Haiti were among the 104 countries where birth rates are high enough to be driving a population boom. 

Meanwhile, women in richer, more developed countries tend to have fewer children – mothers in Singapore, Norway and South Korea are all among the nations where the average birth rate is lower than two children per woman.

And populations actually went down between 2010 and 2017 in countries including Georgia, Poland, Romania, Greece, Spain, Portugal, Cuba and Japan.

´Although total fertility rates are decreasing,´ Dr Murray added, ´the global population continues to grow as death rates decline and because of population "momentum" in previous decades.´ 

The countries with the highest populations are China and India, which both have more than a billion people each.

And around half the entire population of Earth live in just countries – China, India, US, Indonesia, Pakistan and Brazil contain more than 3.8billion people.