Gubernur Soekarwo Ingin PENAS 2017 di Jatim Lagi

East Java Governor Hopes to 2017 PENAS

Editor : M. Achsan Atjo
Translator : Novita Cahyadi


Gubernur Soekarwo Ingin PENAS 2017 di Jatim Lagi
Stadion Kanjuruhan tempat berlangsungnya PENAS 2014 (Foto: B2B/Mac)

Kepanjen, Malang (B2B) - Gubernur Jawa Timur Soekarwo berseloroh tentang keinginan warga Jawa Timur agar kegiatan Pekan Nasional Petani dan Nelayan (PENAS) diadakan lagi tahun depan di Jawa Timur. PENAS 2014 berhasil meningkatkan pendapatan ekonomi rakyat di Malang selama persiapan hingga pelaksanaannya pada 7-12 Juni 2014.

"Biaya penyelenggaraan PENAS 2014 sekitar Rp28,5 miliar tapi pemasukan bagi rakyat Jawa Timur khususnya di Malang sekitar Rp315 miliar untuk hotel, biro perjalanan, warung makan hingga restoran, suvenir, transportasi dan lain-lain. Hal itu pula yang mendorong kami untuk mengimbau pemerintah agar PENAS berikutnya diadakan lagi di Jawa Timur," kata Sukarwo saat menyampaikan sambutan pada pembukaan PENAS 2014 di Kepanjen, Malang, Jawa Timur, Sabtu (7/6).

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono, Menteri Pertanian Suswono dan Ny Mieke Suswono, serta para menteri Kabinet Indonesia Bersatu II dan para gubernur, walikota dan bupati dari seluruh Indonesia tertawa mendengar seloroh Gubernur Soekarwo yang disampaikan secara ´serius tapi santai´ lantaran happy pada dampak penyelenggaraan PENAS 2014 bagi perekonomian daerah.

Soekarwo menambahkan, sekitar 35 ribu peserta PENAS 2014 sebagian besar bermukim di 9.400 rumah penduduk di Kepanjen dan sekitarnya untuk dapat berinteraksi dengan warga setempat. Setiap petani dan nelayan mendapat biaya hidup Rp50 ribu per hari, dan sehari-hari mereka juga mengeluarkan uang selama kegiatan PENAS 2014 berlangsung.

"Saya imbau kepada peserta PENAS 2014, untuk jangan langsung pulang setelah penutupan pada 12 Juni mendatang, tapi sebaiknya berbelanja dulu untuk oleh-oleh bagi keluarga bapak dan ibu di kampung," ungkap Soekarwo.

Pernyataan gubernur tersebut kali ini mengundang tawa para peserta PENAS 2014 yang memadati seluruh tribun di Stadion Kanjuruhan, yang menyambut riuh seruan Soekarwo untuk berbelanja dulu sebelum pulang.

Kepanjen, Malang (B2B) - The East Java Governor, Soekarwo joked about wanting the people of East Java that the activities of the National Farmers and Fishermen Week (PENAS) XV took place in East Java again. 

2014 PENAS in Kepanjen, Malang District this year. 2014 PENAS successfully increase revenues of Malang Regency citizens.

"The cost of activities in 2014 PENAS about Rp28, 5 billion, but income for the people, especially in Malang, East Java, reached hundreds of billions rupiahs for hotels, travel agencies, food stalls to restaurants, souvenirs, transportation and others. We offer central government conduct these activities in East Java again," Sukarwo said at the opening ceremony 2014 PENAS in Kepanjen 2014, Malang District, East Java, on Saturday (7/6).

Indonesian President Susilo Bambang Yudhoyono and First Lady Ani Yudhoyono, Agriculture Minister Suswono and Mrs. Mieke Suswono, the Second United Indonesia Cabinet ministers and the governors, mayors and regents across Indonesia was laugh listened prank of Governor Soekarwo being delivered ´serious but relaxed´ because his happy the impact of 2014 PENAS 2014 for the regional economy.

Soekarwo added, about 35 thousand participants in 2014 PENAS most live in houses 9,400 residents to interact with local residents. Every farmer and fisherman got a cost of living 50 thousand per day, and everyday they also spend money for various purposes during 2014 PENAS.

"I was appealed to the participants 2014 PENAS, do not go straight home after closing on June 12, should spend their money on gifts for their families," Soekarwo said.

The governor joked warmly welcomed by the participants who gathered in Kanjuruhan Stadium.