Survei Mahasiswa: Petani Akui Bantuan Alsintan Dukung Produktivitas Pertanian

Indonesian Farmers Admit Satisfied for Agriculture Machinery Assistant

Editor : M. Achsan Atjo
Translator : Dhelia Gani


Survei Mahasiswa: Petani Akui Bantuan Alsintan Dukung Produktivitas Pertanian
MEKANISASI PERTANIAN: Dirjen PSP Kementan, Sarwo Edhy menguji coba Alsintan bantuan pemerintah sebelum diserahkan kepada petani [Foto: Humas Ditjen PSP]

Jakarta [B2B] - Hasil survei Mahasiwa Pertanian se Indonesia dalam Ekspedisi Padi Nusantara menunjukkan bahwa petani mendapatkan bantuan alsintan jauh lebih banyak pada 2018 dibandingkan 2017. Data Kementan menyebutkan, penyaluran bantuan Alsintan pada 2015 mencapai 54.083 unit,  2016 meningkat menjadi 148.832 unit, pada 2017 sekitar 82.560 unit, dan pada 2018 naik ke 112.525 unit.

“Walaupun respon petani terhadap bantuan alsintan ini sangat baik, ada rekomendasi dari kita agar kedepannya lebih baik,” kata Birawa Anindtya Witjaksana, perwakilan mahasiswa pertanian seluruh Indonesia pada kegiatan Konsolidasi Nasional Mahasiswa Peduli Pertanian Indonesia 2019 di Jakarta, belum lama ini.

Menurutnya, pemerintah harus meningkatkan kuantitas dan kualitas alsintan yang disalurkan ke petani. Pemerintah juga harus memberikan bimbingan kepada petani terkait pengoperasiannya. Kemudian harus ada survei lapangan dahulu agar alsintan yang diberikan sesuai untuk daearahnya.

Dengan pemberian bantuan alsintan yang cukup besar tentu ada dampak positifnya. Bukan sebatas lebih efisien, hemat tenaga dan biaya, melainkan petani menjadi lebih mudah menemukan alsintan, sehingga dapat memudahkan kerjasama untuk saling pinjam antar petani.

Bukan hanya itu, di petani jadi ada usaha baru, yakni jasa peminjaman alat pertanian (Unit Pelayanan Jasa Alsintan/UPJA). “Tetapi ini butuh ada bimbingan yang lebih intens dari penyuluh karena ada beberapa petani tidak bisa mengoperasikan. Selain itu, perlu adanya survey lapangan untuk pemberian bantuan agar tepat sasaran, wilayah dan waktu,” saran Birawa.

Mahasiswa pertanian mengakui menggerakkan pertanian modern, bantuan alsintan menjadi prioritas utama. Sudah banyak sekali pemerintah memberikan alsintan ke petani agar pekerjannya lebih mudah, menekan biaya produksi dan hasilnya meningkat.

Data Ditjen PSP, bantuan alsintan tidak kurang dari 350 ribu unit terdiri atas traktor roda dua, traktor roda empat, pompa air, rice transplanter, cooper, cultivator, exavator, hand sprayer, implemen alat tanam jagung dan alat tanam jagung semi manual.