Mahasiswa Polbangtan Bogor Ikuti Diklatsarmil Menwa Mahawarman Jabar
Millennial Farmers Development are the Target of Indonesia`s Polbangtan Bogor
Editor : M. Achsan Atjo
Translator : Dhelia Gani
Bogor, Jabar [B2B] - Politeknik Pembangunan Pertanian [Polbangtan] Bogor dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, selain melakukan pembelajaran akademik juga mendukung kegiatan kemahasiswaan.
Polbangtan Bogor selaku UPT Kementerian Pertanian RI memfasilitasi mahasiswa yang tergabung dalam Resimen Mahasiswa [Menwa] melaksanakan Pendidikan dan Latihan Dasar Kemiliteran [Diklatsarmil] Resimen Mahasiswa [Menwa] Mahawarman Jawa Barat Gelombang II Tahun Anggaran 2022.
Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo meyakini kaum milenial yang inovatif dan memiliki gagasan yang kreatif mampu mengawal pembangunan pertanian yang maju, mandiri, modern
Menurutnya pendidikan vokasi punya peran penting hasilkan petani milenial yang berjiwa entrepeneur. “Melalui pendidikan vokasi kita menghubungkan dengan industri-industri agar lulusannya sesuai dengan kebutuhan, dan siap untuk hal-hal yang baru."
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan [BPPSDMP] Dedi Nursyamsi, menekankan pentingnya peran pendidikan vokasi mencetak SDM andal, karena tonggak utama pembangunan pertanian berada di tangan SDM yang berkualitas.
“Pendidikan vokasi punya peran penting hasilkan petani milenial yang berjiwa entrepreneur. Melalui pendidikan vokasi kita menghubungkan dengan industri-industri agar lulusannya sesuai dengan kebutuhan, dan siap untuk hal-hal yang baru," jelasnya.
Kegiatan Diklatsarmil Menwa Mahawarman Jabar berlangsung di Unla, Bandung selama 14 hari, 21 April - 6 Maret 2022. Kegiatan diikuti 69 peserta dari beberapa perguruan tinggi, 10 di antaranya dari Polbangtan Bogor.
Tujuan kegitatan ini secara umum untuk meningkatkan kedisiplinan, yang kelak dapat mahasiswa terapkan di kampus. Agiel Muhamad, yang menjadi Komandan Latihan mengatakan bahwa latihan dasar tersebut membutuhkan kader terbaru.
“Pendidikan ini, peserta memang sedikit. Keberadaan Menwa penting untuk kampus sebagai stabilisator dan disamisator kampus serta penggerak aktif organisasi," kata Agiel.
Sebagaimana diketahui, Diklatsarmil Menwa Mahawarman Jabar sebagai agenda tahunan, dengan agenda utama masa basis selama enam hari, pada materi peraturan militer dasar seperti Peraturan Baris Berbaris [PBB] dan Peraturan Urusan Dinas Dalam [PUDD].
Selain materi fisik, latihan juga diimbangi pembinaan jasmani dan teknik pertempuran dasar survival kesehatan lapangan. Pada hari terakhir, seluruh peserta melaksanakan latihan berganda dengan materi tentang caraka malam, ilmu medan, penghadangan, nikputsar, survival, dan lempar pisau.
Sub Koordinator Kemahasiswaan Polbangtan Bogor, Usep Rizab, mengatakan Diklatsarmil Menwa diharapkan mendorong mahasiswa khususnya anggota Menwa setelah pelatihan dapat menjadi karakter berintegritas, sehingga dapat menjadi pertahanan utama negara.
"Memperoleh ilmu yang bermanfaat sehingga bisa diteruskan dari generasi ke generasi, terima kasih kepada seluruh anggota Menwa Polbangtan Bogor yang telah berperan aktif dalam kegiatan ini," kata Usep Rizab. [timhumaspolbangtanbogor]
Bogor of West Java [B2B] - The role of agricultural vocational education in Indonesia such as the Agricultural Development Polytechnic or the Polbangtan, so the Agriculture Ministry seeks to maximize its efforts to produce millennial entrepreneur.
Indonesian Agriculture Minister Syahrul Indonesia Yasin Limpo stated that the government´s commitment to developing agriculture, especially in the development of advanced, independent and modern agricultural human resources.
“The goal is to increase the income of farming families and ensure national food security. Farmer regeneration is a commitment that we must immediately realize," Minister Limpo said.
He reminded about the important role of vocational education, to produce millennial farmers who have an entrepreneurial spirit.
"Through vocational education, we connect campuses with industry so that Polbangtan graduates meet their needs and are ready for new things," Limpo said.
