Suswono Belum Puas pada Serapan Anggaran 2013
Suswono Not Satisfied Indonesian Agriculture Ministry Budget Usage
Reporter : Gusmiati Waris
Editor : Cahyani Harzi
Translator : Dhelia Gani
Jakarta (B2B) - Menteri Pertanian Suswono mengaku belum puas pada capaian kinerja program pembangunan pertanian nasional saat ini. Serapan anggaran 2013 hanya mencapai 87,64% atau lebih rendah dari capaian 2012 sehingga pelaksanaan program 2014 harus berbeda dengan pola sebelumnya untuk mencapai target pembangunan nasional.
"Terdapat kegiatan yang tidak dapat direalisasikan, karena beberapa masalah yang mempengaruhinya. Pola kerja business as usual tidak bisa lagi kita lakukan mengingat target-target ke depan yang cukup berat," kata Suswono dalam sambutannya saat melantik para pejabat eselon dua di Kementerian Pertanian, Kamis (30/1).
Menurutnya, memahami bahwa capaian kinerja pembangunan pertanian tahun 2013 terkait dengan swasembada kedelai, daging dan gula belum dapat kita capai, maka peningkatan produksi 2014 ditargetkan cukup tinggi. Target 2014 tersebut bahkan merupakan sasaran peningkatan belum pernah kita capai di tahun-tahun sebelumnya dan inilah tantangan bagi kita semua.
Suswono menambahkan, situasi ekonomi ke depan masih harus menghadapi pengaruh krisis ekonomi beberapa negara maju. Oleh sebab itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah mencanangkan Rencana Aksi Program Pembangunan Pertanian 2014 atau Rencana Aksi Bukittingi.
"Dalam rencana aksi ini semua sektor pendukung telah menyatakan komitmennya untuk pencapaian target-target produksi 2014, yaitu pimpinan kementerian/lembaga terkait, para gubernur serta pimpinan asosiasi dan BUMN," ungkap Suswono.
Selain tuntutan pencapaian sasaran kerja pembangunan tersebut, maka aspek penting yang harus kita capai adalah pelaksanaan program pembangunan harus dapat terselenggara dengan menerapkan prinsip-prinsip ´good governance´ melalui penerapan tata kelola pemerintahan yang baik, efisien dan bebas korupsi, kolusi dan nepotisme maka efektivitas program dapat lebih kita jamin pencapaiannya.
Dengan pertimbangan tersebut maka pada hari ini kita lakukan penataan pejabat eselon dua dan etlah saya lantik pada hari ini. Penguatan organisasi melalui penataan sumber daya manusia, pelaksanaan program yang efektif dan efisien serta penerapan ´good governance´ merupakan bentuk kesungguhan kita untuk dapat mencapai sasaran pembangunan pertanian ke depan.
Jakarta (B2B) - Indonesian Agriculture Minister, Suswono said they were not on the performance of the national agricultural development. Refers to use of the budget in 2013, only 87.64%, lower than 2012. Implementation in 2014 to be different to achieve the targets of agricultural development.
"There are activities that are not realized due to several constraints. Leave business as usual because the targets ahead will not be easy," said Suswono in his speech while inaugurated the two-echelon officials agriculture ministry on Thursday (30/1).
According to him, understanding the target of agricultural development in 2013 related to self-sufficiency in soybeans, meat and sugar can not be achieved, then the target of increasing agricultural production in 2014 is quite high. Target 2014 increases we´ve never achieved before, and this is a challenge for all of us.
Suswono added that the future economic situation still facing the effects of global economic crisis. Therefore, President Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) has launched Bukittingi Plan Action.
"In this action plan all sectors have committed to supporting the achievement of production targets in 2014, involving the ministries / agencies, the governors and the leadership of the association and the SOE," Suswono said.
Implementation of development should apply the principles of ´good governance´ through good governance, efficient and free of corruption, collusion and nepotism.
With these considerations, today we organize two echelon officials which I was inaugurated today. Strengthening the organizations through the arrangement of human resources, the implementation of effective and efficient programs and the implementation of ´good governance´ is a form of seriousness us to achieve the goals of agricultural development in the future.
