HUT Bogor ke-544, Layanan Kesehatan Hewan Gratis Diserbu Warga Cigombong

West Java`s Cinagara Animal Health Training Center Support Indonesian Farmers

Editor : Cahyani Harzi
Translator : Dhelia Gani


HUT Bogor ke-544, Layanan Kesehatan Hewan Gratis Diserbu Warga Cigombong
BBPKH CINAGARA: Kepala BBPKH Cinagara, Inneke Kusumawaty mengakui kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kabupaten Bogor ke-544 tingkat Kecamatan Cigombong tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

 

Bogor, Jabar (B2B) - Komitmen menghadirkan pelayanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat terus diwujudkan melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, seperti diinisiasi oleh Kementerian Pertanian RI khususnya  Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara menggelar layanan kesehatan hewan.

Kepala BBPKH Cinagara, Inneke Kusumawaty mengatakan, Kementan pada peringatan hari jadi Kabupaten Bogor di Provinsi Jawa Barat ke-544 pada 2026, kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan hewan kesayangan secara gratis bagi masyarakat di Kecamatan Cigombong.

Upaya tersebut sejalan arahan Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman bahwa pembangunan pertanian harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelayanan yang mudah diakses dan menjawab kebutuhan di lapangan. 

"Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan bagian penting mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern. Pembangunan pertanian harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat," katanya.

Mentan Amran Sulaiman menambahkan, pelayanan dimaksud harus cepat, mudah diakses dan menyentuh kebutuhan masyarakat bagi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan pertanian berkelanjutan.

Senada hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan hewan merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus sarana edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesehatan hewan dan lingkungan.

“Masyarakat tidak hanya memperoleh layanan kesehatan hewan, juga edukasi bermanfaat untuk mendukung kesehatan hewan, kesehatan masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan,” katanya.

BBPKH Cinagara
Kepala BBPKH Cinagara, Inneke Kusumawaty mengakui kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kabupaten Bogor ke-544 tingkat Kecamatan Cigombong tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. 

Sejak pagi, warga berdatangan membawa hewan kesayangan mereka untuk mendapat layanan pemeriksaan kesehatan, pengobatan, konsultasi dan edukasi terkait pemeliharaan hewan yang baik dan bertanggung jawab.

Tingginya animo masyarakat terlihat dari jumlah pelayanan yang diberikan yang melampaui target kuota yang telah ditetapkan. Mayoritas warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatan kucing peliharaan mereka sekaligus konsultasi tentang pencegahan penyakit, vaksinasi, pengendalian parasit dan manajemen kesehatan hewan secara berkala.

Inneke Kusumawaty menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT Bogor ke-544, juga bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun BBPKH Cinagara ke-44. 

"Oleh karena itu, kegiatan tersebut menjadi wujud nyata pengabdian institusi kepada masyarakat sekaligus bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan hewan," ungkapnya lagi.

Kehadiran Pemerintah
Melalui kegiatan tersebut, Kementan ingin memastikan bahwa manfaat kehadiran pemerintah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pelayanan kesehatan hewan gratis merupakan bentuk kontribusi BBPKH Cinagara mendukung kesehatan hewan, kesehatan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. 

"Ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat melalui pelayanan yang nyata dan bermanfaat,” kata Inneke Kusumawaty.

Selain memberikan pelayanan kesehatan hewan, juga media edukasi penerapan kesejahteraan hewan (animal welfare), pencegahan penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia, serta pentingnya pemeliharaan hewan yang sehat dan berkelanjutan. 

"Edukasi tersebut menjadi bagian penting mendukung kesehatan masyarakat dan lingkungan secara menyeluruh," katanya lagi.

Momentum memperkuat kolaborasi pemerintah dan masyarakat mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, inklusif, dan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat. 

"Semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut diharapkan terus menjadi fondasi membangun Kabupaten Bogor yang maju, sehat dan sejahtera," katanya lagi.

Pemeriksaan Hewan
Dokter hewan pemeriksa BBPKH Cinagara, drh Fera Aryanti, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan kesejahteraan hewan.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Banyak pemilik hewan yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan hewan peliharaannya," katanya.

Selain melakukan pemeriksaan dan pengobatan, BBPKH Cinagara juga memberikan edukasi terkait vaksinasi, pencegahan penyakit parasit, pemberian pakan yang tepat, dan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk menjaga kualitas hidup hewan kesayangan.

Menurutnya, kesehatan hewan merupakan bagian dari konsep One Health yang menghubungkan kesehatan hewan, manusia, dan lingkungan. 

"Oleh karena itu, peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan hewan peliharaan akan memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan sekitar," ungkap drh Fera Aryanti. [yudi/timhumas bbpkhcinagara]

 

 

 

 

 

West Bandung of West Java [B2B] - The role of agricultural training center as the Technical Implementation Unit [UPT] of Indonesian Agriculture Ministry across the country such as the Agricultural Training Center or the BBPP seeks to improving the competence and welfare of Indonesian farmers

The objective of the Indonesia Agriculture Ministry or the Kementan is to increase production and productivity, increasing farmers´ knowledge and skills in implementing climate smart agriculture, reducing the risk of crop failure, reduce the effect of greenhouse gases, and increase the income of farmers in irrigated areas and swamp areas.

Indonesian Agriculture Minister Andi Amran Sulaiman stated that the government´s commitment to developing agriculture, especially in the development of advanced, independent and modern agricultural human resources.

“The goal is to increase the income of farming families and ensure national food security. Farmer regeneration is a commitment that we must immediately realize," Minister Sulaiman said.

He stated that increasing farmers´ knowledge and skills in implementing climate smart agriculture, reducing the risk of crop failure, reducing the greenhouse gas effect and increasing farmers´ income in irrigated areas and swamp areas.

He reminded about the important role of vocational education, to produce millennial farmers who have an entrepreneurial spirit.

"Through vocational education, we connect campuses with industry so that Polbangtan graduates meet their needs and are ready for new things," Sulaiman said.

The objective of the Indonesia Agriculture Ministry is to increase production and productivity, increasing farmers´ knowledge and skills in implementing climate smart agriculture, reducing the risk of crop failure, reduce the effect of greenhouse gases, and increase the income of farmers in irrigated areas and swamp areas.

The target is to increase cropping intensity through irrigation rehabilitation, revitalization and modernization activities, the realization of a sustainable irrigation system through the revitalization of irrigation management, increasing institutional strengthening, as well as increasing the capacity and competence of human resources in irrigation management and increasing production and productivity.

Increasing farmers´ knowledge and skills in implementing climate smart agriculture, reducing the risk of crop failure, reducing the greenhouse gas effect and increasing farmers´ income in irrigated areas and swamp areas.

The main objective is to increase motivation for agricultural extension workers, agricultural extension centers, farmer groups, women farmer groups and farmer economic groups in agribusiness-oriented farming.