Cegah Judi Online, Kementan Perkuat Komitmen Integritas SDM Pertanian

Millennial Farmers Development are the Target of Indonesia`s SMKPPN Sembawa

Editor : M. Achsan Atjo
Translator : Dhelia Gani


Cegah Judi Online, Kementan Perkuat Komitmen Integritas SDM Pertanian
SMKPPN SEMBAWA: Kepala SMKPPN Sembawa, Budi Santoso [ke-3 kiri] bersama jajaran pimpinan UPT Kementan di Kabupaten Banyuasin, Sumsel seusai penandatanganan ´Pakta Integritas´ untuk mencegah praktik judi online (Judol).

 

Banyuasin, Sumsel (B2B) - SMK PPN Sembawa, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan di Kementerian Pertanian RI (Kementan) memperkuat komitmen membangun lingkungan pendidikan yang sehat, profesional dan berintegritas melalui penandatanganan ´Pakta Integritas´ bagi seluruh tenaga pendidik dan kependidikan, Rabu (9/9).

Kepala SMKPPN Sembawa, Budi Santoso mengatakan penandatanganan Pakta Integritas menjadi langkah nyata sekolah mencegah praktik judi online (Judol) sekaligus membangun budaya kerja yang disiplin dan bertanggung jawab.

Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pembangunan pertanian membutuhkan SDM yang tidak hanya memiliki kompetensi, juga karakter dan integritas yang kuat.

“Kita ingin membangun SDM pertanian profesional, disiplin, dan berintegritas. Jangan sampai judi online merusak masa depan generasi muda maupun keluarga. Lingkungan pendidikan harus menjadi contoh membangun budaya hidup sehat dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Senada hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menilai integritas merupakan fondasi penting membangun SDM pertanian yang berkualitas.

“Penandatanganan Pakta Integritas bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan kerja dan pendidikan yang bersih, disiplin, profesional, serta bebas dari judi online. Kita harus memberikan keteladanan kepada peserta didik melalui sikap dan perilaku sehari-hari,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menekankan bahwa pendidikan vokasi pertanian memiliki peran strategis membentuk karakter generasi muda. 

Pembentukan karakter tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran akademik dan keterampilan teknis, tetapi juga melalui keteladanan tenaga pendidik dan kependidikan.

“Pendidikan vokasi pertanian harus menghasilkan generasi yang kompeten sekaligus berkarakter. Komitmen untuk menjauhi judi online harus dimulai dari lingkungan pendidikan dan menjadi budaya bersama. 

Dengan demikian, sekolah dapat menjadi ruang yang aman dan positif bagi peserta didik untuk tumbuh dan mempersiapkan masa depan,” ungkapnya.

SMKPPN Sembawa

Kepala SMKPPN Sembawa, Budi Santoso mengatakan komitmen melalui Pakta Integritas menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang memberikan keteladanan positif bagi peserta didik.

"Seluruh tenaga pendidik dan kependidikan SMK PPN Sembawa menyatakan komitmen untuk menjaga profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab serta menjauhi segala bentuk aktivitas judi online yang dapat berdampak negatif terhadap kehidupan pribadi, keluarga, maupun lingkungan kerja," katanya.

Budi Santoso menambahkan, penandatanganan Pakta Integritas merupakan wujud keseriusan seluruh keluarga besar sekolah menjaga lingkungan pendidikan yang positif dan bebas dari aktivitas yang dapat merusak integritas.

“Kami berkomitmen bersama untuk menjaga SMK PPN Sembawa sebagai lingkungan pendidikan yang sehat, disiplin, dan berintegritas," ungkapnya.

Pengingat Profesionalisme

Budi Santoso menegaskan, penandatanganan Pakta Integritas menjadi pengingat bagi seluruh tenaga pendidik dan kependidikan agar senantiasa menjaga profesionalisme serta memberikan keteladanan kepada siswa.

"Komitmen tersebut tidak boleh berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku dan budaya kerja sehari-hari," katanya lagi.

Keteladanan dari tenaga pendidik dan kependidikan diharapkan dapat membentuk karakter siswa sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga masa depan dari berbagai aktivitas yang merugikan.

"Melalui penguatan budaya integritas tersebut, SMK PPN Sembawa turut mendukung upaya Kementan dan BPPSDMP menyiapkan SDM pertanian yang profesional, kompeten, berkarakter, dan berdaya saing" ungkap Budi Santoso.

Lingkungan pendidikan yang bersih dan sehat menjadi bagian penting dalam proses membentuk generasi muda pertanian yang tidak hanya terampil dalam bidang pertanian, juga memiliki etika, disiplin, tanggung jawab, dan integritas untuk menjadi pelaku pembangunan pertanian nasional.

Dengan komitmen bersama untuk menjauhi judi online, SMK PPN Sembawa meneguhkan perannya sebagai lingkungan pendidikan vokasi yang tidak hanya mencetak tenaga pertanian terampil, tetapi juga membangun karakter dan integritas generasi penerus pertanian Indonesia. [wulan/titin/timhumas smkppnsembawa]

 

 

 

 

 

 

Banyuasin of South Sumatera [B2B] - The role of agricultural vocational education in Indonesia such as the the Agricultural Development Polytechnic or the Polbangtan/SMKPPN to support Indonesian Agriculture Ministry seeks to maximize its efforts to produce millennial entrepreneur.

The objective of the Indonesia Agriculture Ministry is to increase production and productivity, increasing farmers´ knowledge and skills in implementing climate smart agriculture, reducing the risk of crop failure, reduce the effect of greenhouse gases, and increase the income of farmers in irrigated areas and swamp areas.

Indonesian Agriculture Minister Andi Amran Sulaiman stated that the government´s commitment to developing agriculture, especially in the development of advanced, independent and modern agricultural human resources.

“The goal is to increase the income of farming families and ensure national food security. Farmer regeneration is a commitment that we must immediately realize," Minister Sulaiman said.

He stated that increasing farmers´ knowledge and skills in implementing climate smart agriculture, reducing the risk of crop failure, reducing the greenhouse gas effect and increasing farmers´ income in irrigated areas and swamp areas.

He reminded about the important role of vocational education, to produce millennial farmers who have an entrepreneurial spirit.

"Through vocational education, we connect campuses with industry so that Polbangtan graduates meet their needs and are ready for new things," Sulaiman said.