Pengabdian Masyarakat, Polbangtan Kementan lakukan Pembinaan pada Peternak
Millennial Farmers Development the Target of Indonesia`s Polbangtan Bogor
Editor : M. Achsan Atjo
Translator : Dhelia Gani
Sukabumi, Jabar [B2B] - Politeknik Pembangunan Pertanian [Polbangtan] Bogor jurusan Peternakan melaksanakan Pembinaan kelompok tani [Poktan] Cibugis di Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat pekan lalu. Kegiatan tersebut merupakan implementasi pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat.
Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo dalam berbagai kesempatan mengingatkan bahwa Pemerintah RI terus mendorong peran penting sektor pertanian dalam menciptakan lapangan kerja di pedesaan.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan [BPPSDMP] Dedi Nursyamsi mengatakan guna mendukung pembangunan pertanian maju, mandiri dan modern, perlu dilakukan penyiapan, pencetakan SDM pertanian unggulan.
"Fasilitasi unit pelaksana teknis pendidikan, salah satunya adalah Polbangtan," katanya.
Direktur Polbangtan Bogor, Detia Tri Yunandar mengatakan bahwa kegiatan Pengabdian Masyarakat Polbangtan kali ini menggunakan metode penyuluhan: ceramah, demonstrasi cara pencukuran bulu, dan pemotongan kuku domba yang melibatkan anggota kelompok tani Cibugis, PPL peternakan, dosen/PLP dan mahasiswa.
Asep sebagai Ketua Poktan Cibugis mengaku senang dengan adanya kunjungan ini. Asep berharap dengan adanya pembinaan kelompoktani dalam budidaya domba akan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam berusaha ternak domba.
“Saya berharap adanya kunjungan ke UPT Pembibitan Domba di Margawati Garut ini sebagai langkah tindak lanjut dari kegiatan ini”, ujarnya.
Juju selaku perwakilan dari polbangtan mengatakan bahwa kegiatan ini dapat membuka peluang jasa pencukuran domba dan pemotongan kuku.
“Usaha pencukuran domba dan pemotongan kuku adalah potensi yang menjanjikan selain budidayanya. Daripada per orang melakukan cukur bulu dan potong kuku domba akan membutuhkan biaya lebih, alangkah baiknya ada salah satu peternak yang membuat jasa tersebut”, ujarnya.
Pemotongan kuku dan cukur bulu domba penting dilakukan minimal enam bulan sekali untuk menjaga kesehatan dan membuat ternak lebih rapi dan bersih. [timhumaspolbangtanbogor]
Sukabumi of West Java [B2B] - The role of agricultural vocational education in Indonesia such as the the Agricultural Development Polytechnic or the Polbangtan, to support Indonesian Agriculture Ministry seeks to maximize its efforts to produce millennial entrepreneur.
Youth Enterpreneurship And Employment Support Services Program or the YESS, to support Indonesian Agriculture Ministry seeks to maximize its efforts for the millennial entrepreneur.
Indonesian Agriculture Minister Syahrul Indonesia Yasin Limpo stated that the government´s commitment to developing agriculture, especially in the development of advanced, independent and modern agricultural human resources.
“The goal is to increase the income of farming families and ensure national food security. Farmer regeneration is a commitment that we must immediately realize," Minister Limpo said.
He reminded about the important role of vocational education, to produce millennial farmers who have an entrepreneurial spirit.
"Through vocational education, we connect campuses with industry so that Polbangtan graduates meet their needs and are ready for new things," Limpo said.
