Polbangtan Kementan Meriahkan Kirab Merah Putih Kota Bogor melalui Drumband Canka Lembayung Muda

Millennial Farmers Development are the Target of Indonesia`s Polbangtan Bogor

Editor : Cahyani Harzi
Translator : Dhelia Gani


Polbangtan Kementan Meriahkan Kirab Merah Putih Kota Bogor melalui Drumband Canka Lembayung Muda
POLBANGTAN BOGOR: Direktur Yoyon Haryanto mengatakan keterlibatan Polbangtan Bogor bukan hanya menjadi bentuk partisipasi dalam perayaan kemerdekaan, juga menunjukkan bahwa sebagai mahasiswa kedinasan tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik.

 

Kota Bogor, Jabar (B2B) - Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor turut berpartisipasi pada Kirab Merah Putih Kota Bogor dengan menampilkan penampilan Drumband Canka Lembayung Muda. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Festival Merah Putih memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Kirab Merah Putih dilaksanakan pada Minggu, (9/8) mulai pukul 08.00 yang berlokasi di wilayah Kota Bogor. Rute kirab dimulai dari Tugu Kujang dan Jembatan Otista, kemudian melewati kawasan Kebun Raya Bogor hingga menuju kawasan Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi).

Sebanyak 85 mahasiswa dari Jurusan Pertanian dan Peternakan Polbangtan Bogor turut serta melalui UKM Drumband Canka Lembayung Muda. 

Persiapan dilakukan dari latihan sejak jauh hari untuk membangun kekompakan serta memastikan setiap instrumen dapat dimainkan secara selaras dalam satu irama dan tempo. Drumband Canka Lembayung Muda menampilkan beberapa alat musik yang terdiri dari genderang, tenor, bellyra, terompet, dan simbal. 

Penampilan dipimpin oleh stik master dan gitapatih, serta didukung oleh official dari tim Canka Lembayung Muda. Stik master utama dalam penampilan tersebut adalah Muhammad Nur Ikhsan dari Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan (PPB), sedangkan gitapatih utama adalah Arini Alfha Hidayah yang juga berasal dari Program Studi PPB.

Berbagai lagu dibawakan untuk memeriahkan suasana kirab, mulai dari lagu-lagu nasional seperti "17 Agustus", "Bangun Pemudi Pemuda", dan "Maju Tak Gentar", hingga lagu khas Kota Bogor dan lagu Mars Polbangtan. 

Penampilan juga dilengkapi dengan beberapa lagu hiburan lainnya yang membuat suasana Kirab Merah Putih semakin meriah. Keterlibatan Polbangtan Bogor dalam acara ini bukan hanya menjadi bentuk partisipasi dalam perayaan kemerdekaan, juga menunjukkan bahwa sebagai mahasiswa kedinasan tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik. 

Melalui Drumband Canka Lembayung Muda, mahasiswa turut mengembangkan kreativitas sekaligus memperkenalkan Drumband Canka Lembayung Muda sebagai salah satu identitas dan ikon Polbangtan Bogor di tengah masyarakat.

Momen seru juga terjadi saat tim Drumband Canka Lembayung Muda diberi kesempatan untuk berfoto bersama Wali Kota Bogor, Bapak Dedie A. Rachim. Pada kesempatan itu, beliau juga memberikan apresiasi dan semangat kepada para mahasiswa yang ikut serta dalam Kirab Merah Putih. [BEM/wisda/timhumas polbangtanbogor]

 

 

 

 

 

Bogor City of West Java [B2B] - The role of agricultural training center as the Technical Implementation Unit [UPT] of Indonesian Agriculture Ministry across the country such as the Agricultural Training Center or the BBPP seeks to improving the competence and welfare of Indonesian farmers

The objective of the Indonesia Agriculture Ministry or the Kementan is to increase production and productivity, increasing farmers´ knowledge and skills in implementing climate smart agriculture, reducing the risk of crop failure, reduce the effect of greenhouse gases, and increase the income of farmers in irrigated areas and swamp areas.

Indonesian Agriculture Minister Andi Amran Sulaiman stated that the government´s commitment to developing agriculture, especially in the development of advanced, independent and modern agricultural human resources.

“The goal is to increase the income of farming families and ensure national food security. Farmer regeneration is a commitment that we must immediately realize," Minister Sulaiman said.

He stated that increasing farmers´ knowledge and skills in implementing climate smart agriculture, reducing the risk of crop failure, reducing the greenhouse gas effect and increasing farmers´ income in irrigated areas and swamp areas.

He reminded about the important role of vocational education, to produce millennial farmers who have an entrepreneurial spirit.

"Through vocational education, we connect campuses with industry so that Polbangtan graduates meet their needs and are ready for new things," Sulaiman said.