Presiden Jokowi: Investasi di IKN adalah Membeli Masa Depan

President Jokowi: Investing in IKN is Buying the Future

Editor : Taswin Bahar
Translator : Novita Cahyadi


Presiden Jokowi: Investasi di IKN adalah Membeli Masa Depan
GROUNDBREAKING IKN: Presiden Jokowi saat meletakkan batu pertama (ground breaking) Pembangunan Gedung Kantor PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk, di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. (Foto: Setkab RI)

Penajem Paser Utara, Kaltim [B2B] - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meletakan batu pertama (groundbreaking) Pembangunan Gedung Kantor PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk, di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, pada Rabu (5/6).

Jokowi mengatakan bahwa investasi di IKN seperti membeli masa depan dan perbankan memiliki peran strategi dalam mendukung transformasi ekonomi dan pembangunan.

"Jadi kalau Bank BTN membangun head office-nya atau cabangnya di Nusantara ini tidak salah, tidak keliru. Karena, memang akan banyak sekali dibutuhkan pembiayaan untuk investasi di properti di Ibu Kota Nusantara ini," ujarnya.

Selain itu, Jokowi juga meyakini bahwa kualitas udara di Ibu Kota Nusantara akan lebih baik dibandingkan dengan Jabodetabek, karena akan pemanfaatan energi hijau bagi kendaraan yang akan melintas di IKN.

"Saya meyakini pasti sekitar di 20-an. Apalagi nanti kalau sudah kendaraan, kendaraan, kendaraan yang combastion sudah tidak boleh, yang diperbolehkan hanya electric vehicle, akan nol. Karena penggunaan energi di sini juga yang diperbolehkan adalah energi hijau. Inilah konsep Nusantara ke depan," pungkasnya.

North Penajam Paser of East Kalimantan [B2B] - Indonesian President Joko Widodo (Jokowi) laid the groundbreaking for the construction of the PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk Office Building, in North Penajam Paser Regency, East Kalimantan Province, on Wednesday (5/6).

Jokowi said that investing in IKN was like buying the future and banking had a strategic role in supporting economic transformation and development.

"So if Bank BTN builds a head office or branch in the archipelago, it is not wrong, it is not wrong. Because, indeed, a lot of financing will be needed for investment in property in the capital city of the archipelago," he said.

Apart from that, Jokowi also believes that the air quality in the capital of the archipelago will be better compared to Jabodetabek, because green energy will be used for vehicles that will pass through IKN.

"I believe it will definitely be around 20. Moreover, if vehicles are no longer permitted, combed vehicles are no longer allowed, only electric vehicles are allowed, it will be zero. Because the only energy use here that is permitted is green energy. This is the concept of Nusantara to ahead," he concluded.