Syachrul Anto Tewas, Kabar Duka Misi Evakuasi Korban Lion Air Disorot Dunia

Indonesian Diver Dies following Mission to Rescue Bodies of the Doomed Lion Air Jet

Editor : Ismail Gani
Translator : Novita Cahyadi


Syachrul Anto Tewas, Kabar Duka Misi Evakuasi Korban Lion Air Disorot DuniaMendiang Syachrul Anto diduga tewas akibat dekompresi, meskipun penyebab pastinya belum diketahui setelah keluarganya memutuskan untuk tidak melakukan visum (Foto2: MailOnline)

KABAR DUKA tewasnya penyelam penyelamat (diver rescue) dari upaya evakuasi jenazah para korban kecelakaan pesawat Lion Air yang jatuh pada Senin (29/10) mengundang keprihatinan dunia.

Sang penyelam, Syachrul Anto, 48, sempat pingsan saat kembali ke permukaan laut setelah menyelam mendekati reruntuhan Lion Air Boeing 737 MAX naas yang berada di dasar laut sedalam lebih 30 meter.

Pesawat jet komersial, yang tergolong baru, jatuh ke laut hanya 13 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno - Hatta Cengkareng dan menewaskan 189 orang yang berada di pesawat.

Para penyelam sejauh ini telah menemukan lebih dari 70 jasad penumpang di kedalaman lebih 30 meter di bawah permukaan laut.

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya  Muhammad Syaugi mengatakan: ´Belasungkawa yang terdalam atas wafatnya pahlawan kemanusiaan dari  Indonesian Diving Rescue Team.´

Penyelam senior berusia 48 tahun itu sebelumnya terlibat pada pencarian jasad korban jatuhnya pesawat Air Asia yang jatuh di lepas pantai Kalimantan pada akhir 2014.

Mendiang Syachrul Anto diduga tewas akibat dekompresi, meskipun penyebab pastinya belum diketahui setelah keluarganya memutuskan untuk tidak melakukan visum.

Hingga hari Sabtu, total 73 kantong mayat, beberapa di antaranya berupa jenazah utuh, telah ditemukan, namun baru empat korban tewas yang telah diidentifikasi seperti dilansir MailOnline.

A RESCUE diver attempting to recover bodies from an Indonesian jet which crashed on Monday has died. 

The man, Syachrul Anto, 48, collapsed after returning to the surface having dived on the wreckage of a doomed Lion Air Boeing 737 MAX which was lying in almost 100ft of water. 

The jet, which was almost new, plunged into the ocean just 13 minutes after it took off from Jakarta killing all 189 people on board.

Divers have so far recovered more than 70 bodies from the wreckage which is lying in almost 100ft of water.  

Head of the Indonesian search and rescue team Basarnas, Muhammad Syaugi said: ´Deepest condolences for the passing of a humanitarian hero from  

The 48-year-old rescue diver had previously worked on the search for bodies after an Air Asia jet crashed off the Borneo coast in late 2014. 

It is understood he may have collapsed from decompression sickness, although the exact cause is unlikely to ever be discovered after his family decided against a post-mortem. 

As of Saturday a total of 73 body bags, few containing intact remains, had been recovered, but only four of the victims had been identified.