Jokowi Bidik Pegawai DKI yang Asal Kerja
Jokowi Seeks for Careless DKI Jakarta Civil Officers
Reporter : Tito Kartolo
Editor : Hari Utomo
Translator : Intan Permata Sari
Jakarta (B2B) - Aksi inspeksi mendadak alias Sidak yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) bakal membuahkan sanksi terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI yang kedapatan bekerja malas dan hanya bekerja di kantor tanpa pernah melakukan inspeksi terhadap hasil pekerjaan di lapangan.
"Sambil inspeksi ke lapangan kan saya jadi tahu mana pejabat dan pegawai DKI yang malas dan rajin," kata Jokowi di sela pembagian Kartu Jakarta Sehat (KJS) di Kelurahan Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Senin (12/11/12).
Selain memeriksa hasil pekerjaan langsung di lapangan, menurut Jokowi, langkah tersebut untuk menularkan etos kerjanya kepada seluruh jajarannya di Pemprov DKI.
Terkait sanksi yang bakal dikenakan terhadap PNS yang malas, Jokowi menjanjikan tindakan tegas. "Pasti ada sanksinya."
Setelah menjabat Gubernur DKI menggantikan Fauzi Bowo, Jokowi kerap melakukan inpeksi mendadak di kantor kelurahan maupun kecamatan, ternyata sejumlah camat dan lurah belum masuk kantor sesuai jadwal kerja PNS yakni pukul 08:00 pagi.
Ilustrasi: pilar-news.com
Jakarta (B2B) - Sudden inspection, carried out by Governor of DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) will produce punishments for civil servant officers in DKI Jakarta provincial administration who are lazy and only stay at the office without inspecting the results out there.
“While inspecting the situation, I will know who are lazy and who are diligent,” said Jokowi while distributing Jakarta Health Card in Tanah Tinggi village, Central Jakarta, on Monday 12/11).
Besides checking the performance, he argued that it is done to spread his working ethics to all his staffs in DKI Jakarta provincial administration.
Regarding punishment for lazy officers, Jokowi promises harsh sanctions. “Certainly there will be sanctions.”
Replacing Fauzi Bowo as Governor of DKI Jakarta, Jokowi often carries out sudden inspection in village or sub district administration offices. In fact, he finds out that some chiefs of village and sub district have not yet arrived at the offices according to the working schedule, i.e. at 8 in the morning.
