4 Kru dan 4 Petugas SAR Ditemukan Tewas setelah Heli Basarnas Jatuh

Eight Rescuers Killed in Indonesian Helicopter Crash

Editor : Ismail Gani
Translator : Novita Cahyadi


4 Kru dan 4 Petugas SAR Ditemukan Tewas setelah Heli Basarnas JatuhHelikopter berwarna oranye tersebut sebelumnya disiagakan di pintu keluar tol Gringsing, Kabupaten Batang, selama arus mudik dan balik Lebaran (Foto: MailOnline)

DELAPAN orang tewas setelah helikopter Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) jatuh, yang tercatat sebagai kecelakaan penerbangan terakhir di negeri ini.

Helikopter Basarnas mengangkut empat petugas dan empat awak pesawat dari TNI AL saat menabrak tebing di Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah pada Minggu.

Ke delapan jasad telah ditemukan dari lokasi kecelakaan dan diidentifikasi, kata Kepala Badan SAR Nasional, Marsekal Muda TNI Muhammad Syaugi kepada AFP.

Helikopter berwarna oranye tersebut sebelumnya disiagakan di pintu keluar tol Gringsing, Kabupaten Batang, selama arus mudik dan balik Lebaran. Heli tersebut lalu diinstruksikan bertolak ke Banjarnegara untuk membantu proses evakuasi korban letusan Kawah Sileri di kawasan Dieng.

Sekitar lima orang luka ringan saat kawah Sileri memuntahkan lahar dingin, abu dan lumpur setinggi 50 meter ke langit, dan otoritas setempat segera bertindak cepat mengerahkan petugas untuk membersihkan kawasan wisata terkenal tersebut.

Syaugi mengatakan bahwa pihaknya dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.

Indonesia telah mengalami beberapa kecelakaan pesaawt dalam beberapa bulan terakhir dengan rekam jejak yang buruk.

Pada Desember, sebuah helikopter militer jatuh di daerah terpencil di Kalimantan menewaskan tiga orang seperti dilansir MailOnline.

EIGHT people were killed after an Indonesian search and rescue helicopter crashed, a senior official said Monday, the latest aviation accident in the country.

The Indonesian Search and Rescue Agency's helicopter was carrying four rescuers and four Navy crew when it crashed into a cliff in Temanggung in central Java on Sunday.

All eight bodies have been recovered from the crash site and identified, the head of the agency, Muhammad Syaugi, told AFP.

The chopper was on a mission to oversee the situation in Central Java, where a volcanic crater erupted at the Dieng Plateau on Sunday afternoon.

About five people were lightly injured when the Sileri crater spewed cold lava, ash and mud as high as 50 metres (164 feet) into the sky, with officials quick to deploy officers to clear the popular tourist area.

Syaugi said his agency and the national transportation safety committee will investigate the cause of the crash.

Indonesia has experienced several air disasters in the past few months and has a poor aviation track record.

In December, a military helicopter crashed in a remote area in Indonesia's Borneo killing three people.