Polres Jakarta Barat Adakan `Open House` bagi Siswa SD
West Jakarta Police Resort Held Open House for Elementary Students
Reporter : Gusmiati Waris
Editor : Cahyani Harzi
Translator : Dhelia Gani
Jakarta (B2B) - Stigma kantor polisi tempat yang menyeramkan harus segera dibuang. Kantor Polisi menyeramkan hanya untuk mereka yang berbuat salah. Begitu falsafaf yang dipakai dalam acara Open House yang digelar Satlantas Jakarta Barat.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Jakarta Barat menggelar acara Open House dengan mengundang sekitar 30 siswa dari SD Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng. Open house ini merupakan bagian dari upaya Satwil Jakarta Barat dalam mengajak anak-anak usia dini menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan sebagai implementasi dari penjabaran progam Polisi Peduli Pendidikan yang dicanangkan oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya.
Kepala Satlantas Jakarta Barat, AKBP Wong Niti mengatakan, acara Open House ini dimaksudkan agar polisi terus menanamkan kebiasan disiplin dan percaya diri melalui pelatihan baris-berbaris dan pengaturan lalu lintas sebagai sarana meningkatkan hubungan yang harmonis antara polisi, anak-anak dan masyarakat umum.
“ Saat ini fenomena angka kenakalan remaja sangat memprihatinkan tentunya diperlukan upaya yang menyeluruh dari semua kalangan untuk meminimalisir. Kami secara intensif melakukan pembinaan dan pengajaran kepada anak-anak usia dini dalam mengajarkan disiplin dan ketauladanan,” ujar AKBP Wong Niti saat membuka Open House di Jakarta, belum lama ini seperti dilansir tmcmetro.com.
Niti mengakui menerapkan pendidikan karakter di tengah kehidupan perkotaan yang serba instan ini tentunya bukan hal mudah. Namun tidak berarti hal itu mustahil dilakukan dan nihil dalam mencapai tujuan.
Sementara itu, dalam kegiatan ini pun diperlihatkan hasil penggemblengan selama sembilan kali pertemuan dalam mendidik anak SD Cinta Kasih Tzu Chi melalui pelatihan baris-berbaris. Hasilnya, mereka tampak kompak dalam memperlihatkan gerakan seperti periksa kerapihan dan membentuk formasi.
Anak-anak pun tampak antusis memasuki satu persatu ruangan di Satuan Lalu Lintas Jakarta Barat, yang baru saja direnovasi menjadi kantor yang lebih humanis bagi masyarakat umum.
“Renovasi ini dianggap perlu dilakukan karena hal ini merupakan pembenahan untuk menjadi kantor polisi yang lebih layak huni dan yang terpenting adalah demi meningkatkan kinerja para anggota Satwil Jakarta Barat,” ungkap Niti.
Jakarta (B2B) - Stigma of a creepy police should be discarded. Police creepy just for they were make mistakes. Once the philosophy used in the Open House event held Satlantas West Jakarta Resort Police.
Traffic Unit (Satlantas) West Jakarta held an Open House to invite about 30 students from elementary Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng. Open house is part of an effort Satwil West Jakarta invites children in early age became a pioneer in traffic safety and the implementation of the elaboration the Police Care for Education program endorsed by the Chief of Police (Chief of Police) Metro Jaya.
Head of West Jakarta Satlantas, AKBP Wong Niti said, an Open House is intended that the police continue to inculcate habits of discipline and self-confidence through the training of marching and traffic arrangements as a means to enhance a harmonious relationship between the police, the children and the general public.
"Today the phenomenon of juvenile delinquency rate is very worrying indeed is required a complete effort from all people to minimize. We had intensive guidance and teaching to children in early age teaching and exemplary discipline, "said AKBP Wong Niti when opening Open House in Jakarta, as quoted recently tmcmetro.com.
Niti admitted implementing character education in the urban life of almost instantaneous indeed not easy. But does not mean it's impossible to do and failed in achieving its objectives.
Children also looked enthusiastic entered the room one by one in West Jakarta Traffic Unit, recently renovated into office a more humanist for the public.
"The renovation was considered necessary because it is the police reform to be a more livable and most importantly to improve performance of the members Satwil West Jakarta," said Niti.
